sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Diduga Masalah Asamara, Gadis Belia Ini Nekad Gantung Diri

MUARABULIAN-Entah apa yang ada dibenak Ys (15) warga RT 05 Desa Sungai Lingkar kecamatan Maro Sebo Ulu kabupaten Batanghari. Kenapa? Ia nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Diketahui, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 18.00 Wib Senin (23/1) dikediaman korban.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, saat kejadian tersebut, korban hanya tinggal dirumah bersama keponakan korban yang masih berusia 3 tahun.

Peristiwa ini dibenarkan oleh Kapolsek Maro Sebo Ulu AKP Ardianto, saat dikonfirmasi via ponselnya (24/1). Kapolsek menjelaskan, korban pertama kall ditemukan tewas gantung diri oleh Reni Arisita Binti Saari (22) yang merupakan kakak kandung korban. Sebelum kejadian, Reni pergi ke Sungai Batanghari untuk mandi dan mencuci pakaian. Sementara korban tinggalah bersama ponakannya dirumah panggung tersebut. Sepulangnya dari sungai, Reni melihat rumah sudah terkunci dari luar. Ketika korban dipanggil tidak ada sautan sama sekali.

Kemudian Reni memanggil adiknya Musikin, yang tinggal di rumah panggung bagian bawah. Musikin mengatakan bahwa, kunci rumah telah dilempar korban dari jendela. Musikin mengira, korban sengaja agar Reni bisa membuka rumah dari luar. Setelah kunci ditemukan, Reni bergegas membuka rumah, namun saat rumah dibuka, kondisinya gelap gulita. Ketika menyalakan lampu, Reni menemukan adiknya sudah tewas gantung diri. Sementara ponakan korban, yang merupakan anak Reni hanya terdiam didalam rumah tersebut.

Setelah menemukan adiknya tergantung dengan kain panjang, Reni langsung memanggil Yanto Bin Saari (29) yang merupakan kakak korban. Dibantu warga sekitar, korban diturunkan dari gantungan. Namun saat itu korban sudah tidak bernyawa lagi. Korban selanjutnya dibawa ke puskesmas terdekat untuk di Visum. Menurut keterangan Dokter Puskesmas secara Lisan, ditemukan luka memar dileher dan tidak ditemukan tanda tanda kekerasan lain nya. Keterangan Dokter menyatakan bahwa, korban murni meninggal karna Gantung diri.  Berbekal laporan warga, pihak kepolisian Polsek MSU langsung terjun kelokasi. Barang bukti yang ditemukan yakni, kain selendang warna merah serta Derigen warna putih ukuran 40 liter yang digunakan korban untuk gantung diri. Hingga kini belum dipastikan motif korban yang mengakhhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Namun dugaan sementara menyebutkan, ada permasalah asmara.

“Motif belum pasti, menurut warga karena hubungan asmara, namun masih kita dalami,”kata Kapolsek MSU AKP Ardianto.(hur)