sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Diduga Jadi Korban Pelecehan, Keluarga lapor Polisi

LAPOR: Tampak koraban melapor didampingi keluarga. Poto:wahid

SAROLANGUN-Nasib sial dialami oleh SP (17), Warga Desa Batu Ampar. Wanita muda yang mengalami gangguan mental diduga menjadi korban pelecehan seksual, yang dilakukan oleh seorang pria yang tak dikenal. SP dalam sehari semalam tidak pulang ke rumah, setelah diketahui ada seseorang yang membawanya entah kemana, diduga dibawa untuk kepentingan pelampiasan nafsu pelaku.

Menurut informasi dari salah seorang saksi yang merupakan tetangga korban, wanita muda itu dibawa oleh seorang pria yang kira-kira umur 50 tahun menggunakan sepeda motor warna hitam. Namun wanita itu hanya melihat dari belakang sehingga tidak mengenali siapa pria yang membawa korban.

“Itu sekitar jam 4 Sore, saya melihat dibawa oleh pria sekitar 50 tahun dengan menggunakan sepeda motor warna hitam, tanpa menggunakan helm. Orangnya hitam, pakai motor sejenis supra warna hitam, saya melihatnya dari belakang, jadi wajahnya tidak jelas,” katanya.

Sementara itu SP, selaku korban saat ditanya siapa yang bawa dirinya ketika itu, hanya bisa menjawab, seorang laki-laki yang sudah tua. “Datuk lah yang bawa aku, bang,” katanya.

Bapak korban,  mengatakan bahwa kejadian hilangnya anaknya tersebut terjadi pada Sabtu lalu (19/08) saat pawai HUT RI ke 72, yang digelar di Kecamatan Pauh. Saat itu, awalnya anaknya pergi bersama kakaknya, hingga pulang ke rumah sekitar jam 3 siang. Namun, anaknya masih ingin pergi ke lokasi pawai, saat itulah anaknya dibawa orang tak dikenal, dan pulang ke rumah pada besok siangnya, Minggu (20/08) sekitar pukul 14.00 WIB yang diantar oleh mobil Beringin dari arah Jambi.

‘’Ingin nonton lagi, pagi milu kakaknyo, setelah pulang pegi lagi. Dibawa orang pakai motor, lalu orang tu makaikan helm ke anak saya, habis pawai kemarin perginyo. Sudah sehari semalam baru balik ke rumah. Hari Minggu maren jam dua, mobil Beringin,” katanya saat ditemui di Mapolres Sarolangun, didampingi istrinya dan anaknya yang laki-laki, Selasa (22/8).

Karena merasa curiga terjadi sesuatu terhadap anaknya, akhirnya dirinya melakukan pemeriksaan Ke RSUD sarolangun pada Senin kemarin, dan hasil pemeriksaan betapa tidak disangka, menurutnya ada bekas dugaan tindakan kekerasan seksual, di bagian kemaluan anaknya.

“Hari ini kita melapor, agar pelaku yang membawa anak saya itu bisa terungkap dan mempertanggung jawabkan perbuatannya,” pungkasnya.(so31)