sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Dibangun Jauh Dari Pemukiman, Sekolah SAD LB Bedorong Mubazir

SD Suku Anak Dalam yang tidak berfungsi karena jauh dari pemukiman warga SAD di Desa Lubuk Bedorong. Photo: Wahid

Mantap: Anak Kami tak Sanggup Mendaki Bukit

SAROLANGUN–Warga Suku Anak Dalam atau yang sering dikenal dengan sebutan SAD di Desa Lubuk (LB) Bedorong, Kecamatan Limun terpaksa hanya bisa gigit jari, karena tidak bisa berbuat apa-apa, untuk bisa menyekolahkan anak-anak SAD di wilayah tersebut. Pasalnya, meskipun di desa tersebut disiapkan satu gedung sekolahan bagi anak-anak rimba itu, tapi tetap saja tidak bisa dimanfaatkan oleh warga SAD, sehingga gedung itu saat ini jadi tempat yang terbengkalai, dan dikelilingi semak belukar.

Pak Mantap (50), salah seorang warga SAD, kepada harian ini kemarin mengatakan gedung tersebut dibangun pemerintah daerah pada tahun 2010 yang lalu, namun hingga sekarang tidak pernah digunakan sebagaimana mestinya. Hal itu disebabkan, gedung itu dibangun memiliki jarak yang cukup jauh dari pemukiman warga SAD, dan juga akses jalan menuju sekolah tersebut juga sangat sulit, terutama bagi anak-anak SAD yang hendak menimba ilmu.

“Bagaimana anak-anak kami bisa sekolah, sedangkan jalannya saja susah untuk ditempuh, jalannya nanjak anak kami tidak sanggup untuk mendaki bukit munuju ke sekolah tersebut,’’katanya, Sabtu yang lalu (21/01).