sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Di Sepintun, Dampak Kemarau Sungai dan Sumur Kering

BERMAIN: Tampak anak–anak sedang bermain di Sungai Sepintun. Poto:birin

SAROLANGUN-Kemarau panjang saat ini mulai menampakkan dampaknya kepada msayrakat. Terutama bagi masyarakat yang jauh dari perkotaan, seperti Pauh Bagian Timur, Air Hitam dan Batang Asai.

Dampaknya yang terjadi mulai dari kerawanan kebakaran, bahaya asap, bahkan kekeringan anak sungai yang menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat mulai terjadi.

Salah satu contoh di Desa Sepintun Kecamatan Pauh. Akibat kemarau saat ini, sungai salah satu penghidupan bagi masyarakat disana, tepatnya berada di tengah Desa Sepintun itu, saat ini sudah mulai surut, sehingga keadaan ini air sungaipun juga terlihat sangat keruh.

Berdasarkan kunjungan langsung sarolangunonline.com ini ke Desa Sepintun, dengan keadaan sungai surut dan keruh itu, ternyata tidak hanya berdampat negatif saja. Namun keadaan ini dimanfaatkan anak-anak masyarakat disana. Sungai tersebut dijadikan tempat bermain mereka, sehingga tanpak jelas senyum semeringahnya terlihat ketika sedang bermain disungai itu.

Arjun (43) salah satu warga disana, mengakui bahwa setiap kemarau panjang sungai tersebut memang sudah lumrah dijadikan tempat bermain para anak-anak masyarakat disana.

“Macam itu la bang, asalkan kemarau panjang ini. Pasti sungai ramai kerumuni anak-anak,’’ ucapnya singkat.

Sementara informasi yang dapat dirangkum, selama keadaan kemarau panjang ini, masyarakat mayoritas turun ke sungai. Karena air sumur mereka tidak semuanya berisi air.(so30)