sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Di Masjid As-Shulton, Tarawihnya 1 Jus 1 Malam

RAMADHAN: Di MASJID As Shulton, pelaksanaan tarawih menerapkan  pembacaan satu jus satu malam. Foto wahid

SAROLANGUN–Selama bulan suci Ramadhan, apapun ibadah yang dilakukan umat Islam akan dilipat gandakan pahalanya oleh Allah SWT, mulai dari ibadah wajib seperti puasa, sholat mapun ibadah sunnah seperti Sholat Tarawih, Tadarus, Witir, Tahajjud, Shodaqoh dan Infak, dan lain sebagainya.

Umat Islam, secara umum tentu tidak ada alasan untuk tidak melaksanakan ibadah wajib seperti Sholat dan Puasa, karena memang sudah diwajibkan sesuai dengan firman Allah, SWT dalam Al-Quranul karim.

Lalu, bagaimana dengan ibadah shunnahnya, bagi umat Islam yang melaksanakan ibadah tersebut tentu akan mendapatkan pahala yang besar di akhirat nanti. Dengan melaksanakan Tarawih, Tadarus, Infak, shodaqoh kemudian witir, berbuat kebaikan.

Seperti Sholat Tarawih, semua umat Islam melaksanakan ibadah di mesjid-mesjid setelah menunaikan ibadah sholat Isya’ pada setiap malam di Bulan Suci Ramadhan. Namun tentu sebelumnya ada perbedaan mengenai jumlah rakaatnya, ada yang 23 rakaat dan ada 11 rakaat, namun perbedaan itu merupakan hal yang sama, dan tetap mendapatkan pahala di sisi Allah SWT.

Namun yang membuat hati dengan penuh kekaguman itu, ketika melaksanakan sholat Tarawih di Mesjid Agung As-Shulton Sarolangun, Kelurahan Aur Gading.

Dari pantauan di Mesjid Ash-Shulton pada Malam ke dua Ramadhan, Sabtu kemarin (27/05), ketika harian ini menjadi makmum dalam Sholat Tarawihnya dipimpin oleh dua ustadz Hafidz Qur’an, yakni Ustadz Alamsyah Al-Hafidz dan Ustadz Zualian Al-Hafidz, dengan bacaat ayat dalam tiap raka’atnya berbeda dengan yang dilakukan oleh imam mesjid lainnya.

Bagaimana tidak, dua Al-ustadz tersebut secara bergantian dengan masing-masing 10 raka’at dalam sholat Tarawihnya membacakan ayat demi ayat, dengan fasih dan cepat. Sebagaimana bacaan sholat tarawih pada umumnya.

Dari total ke 20 rakaat tersebut, maka ayat yang dibacakan oleh kedua al-hafidz tersebut sebanyak 1 juz, itu dilakukan tiap malam, setelah melakukan sholat tarawih, imam al-hafidz kemudian melanjutkan 3 rakaat sholat witir.

Dalam pelaksanaan Sholat Tarawih di Mesjid Ash-shulton pada malam ke dua Ramadhan, cukup mengesankan karena diikuti ratusan jamaah, salah satunya hadir Anggota DPRD Sarolangun Bambang Gunawan, SE, dan tokoh pemuda dan juga pengurus Pemuda Pancasila Raja Indra, dan tentunya para ulama serta pemuda dan kaum ibu-ibu.

Salah seorang pemuda, Ade saat ditanyai soal sholat Tarawih di Mesjid Ash-Shulton, mengatakan bahwa dirinya sangat bersyukur dengan pelaksanaan 1 juz 1 malam tersebut, sebab hal itu tentu sangat sulit dilakukan jikalau bukan oleh imam yang memang hafal alquran.

“Semoga ini terus dijalankan sampai akhir ramadhan, dan tentu mari kita selaku umat muslim melaksanakan tarawih dimanapun berada, dan makmurkan mesjid,” katanya, usai melaksanakan Tarawih.

Jika selama 30 hari dalam Ramadhan, di Mesjid Ash-Shulton tersebut dilakukan 1 juz 1 malam, maka insa allah akan khatam Alquran dalam pelaksanaan sholat tarawihnya.(so31).