sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Demo Tolak Hasil Pilkada Sarolangun Ternyata Hanya Lucu-lucuan

Tampak Suasana Lengang di dalam Masjid Al Fallah pada Senin pagi (20/2/2017). Photo: aji

SAROLANGUN–Pesta demokrasi pemilihan Bupati dan wakil Bupati Sarolangun masih menyisakan cerita. Bahkan dikabarkan Hari ini (Senin 20/2), akan ada aksi damai yang dilakukan oleh gabungan sejumlah LSM di Sarolangun, yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Sarolangun Bersih (AMSAB), yang akan mengggelar demo di Kantor KPU Sarolangun dan Kantor Bupati Sarolangun.

Sebelumnya, Kapolres Sarolangun Melalui Kabag Ops Agus Saleh saat dikonfirmasi mengatakan bahwa aksi tersebut dimulai sejak subuh, Dimana Massa terlebih dahulu Shalat Subuh bersama di Masjid Al Falah Ancol dengan kekuatan massa 10.000 Orang.

Dari pantauan Masjid Al Falah Senin Pagi (20/2), Sekitar pukul 04.30, Situasi di dalam Masjid  terlihat lengang,  Sedangkan Sholat shubuh di dalam Masjid Al Falah di pimpin oleh IPTU Purwanto serta beberapa warga yang biasa berjamaah di masjid itu dan beberapa personil dari Kepolisian.

Beda halnya  di sekitar lokasi masjid, terlihat Ratusan personil Polri dan Brimob bersiaga menunggu kedatangan Massa yang akan berdemo terkait hasil Pilkada sarolangun.

Namun Hingga pukul 08.00 WIB, Aksi demo berdasarkan laporan koordinator Aksi ke Polres Sarongun dengan Jumlah Massa 10.000 itu ternyata hanya lelucon, pasalnya aksi tersebut tidak ada sedangkan ratusan aparat kepolisian sejak tengah malam sudah berjaga-jaga untuk mengamankan aksi yang dimaksud.

Ketidakdatangan Massa yang mengaku Aliansi Masyarakat Sarolangun Bersih (AMSAB) membuat ratusan personil Polres Sarolangun maupun Personil Brimob merasa di permainkan oleh Koordinator aksi yang tidak konsisten pada laporannya dan berdampak terjadi kegaduhan warga sarolangun Paska Pemungutan Suara Rabu kemaren.

Tidak hanya itu, sejumlah wartawan yang ingin meliput aksi tersebut terpaksa gigit jari karena tidak mendapat berita menarik terkait aksi massa yang menolak hasil pemungutan suara serta indikasi adanya kecurangan dari penyelenggara Pemilu di Kabupaten Sarolangun. (aji)