sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Curi Motor Saat Kampanye, Candra Dijebloskan ke penjara

CURANMOR: Tersangka pencuri motor saat dijebloskan ke sel Polres. Kanan Kapolsek AKP Iskandar menunjukkan kunci T milik tersangka. Foto wahid

SAROLANGUN–Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Mandiangin, Minggu sore kemarin (25/12) membekuk satu orang pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor). Pelaku bernama Candra Bin Zainal Fikri (23), beralamat di Desa Taman Dewa, Kecamatan Mandiangin, dan merupakan karyawan salah satu perusahaan di Kecamatan Mandiangin.

Aksi pelaku diketahui setelah aparat kepolisian mendapatkan laporan masyarakat, yang curiga dengan pelaku pada saat kampanye  kandidat Calon Bupati Cek Endra-Hilal, di belakang Kantor Camat Mandiangin Minggu siang. Saat kampanye tengah berlangsung, pelaku sibuk mengotak-atik satu unit sepeda motor dengan merek Satria Suzuki FU.

Atas laporan tersebut, jajaran Polsek yang tengah menjaga keamanan kampanye, langsung menuju lokasi yang disebutkan masyarakat, alhasil pelaku yang sedang berusaha membawa lari kendaraan bermotor setelah menjebol kunci kontak, tidak bisa menghindari sergapan aparat. Aparat kepolisian langsung membawa pelaku beserta barang bukti, ke Mapolsek Mandiangin, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kapolsek Mandiangin, AKP Iskandar Ch, SH, MH, kepada koran ini kemarin (26/12) membernarkan kejadian tersebut, ia mengatakan saat ini pelaku sudah digiring ke Mapolres Sarolangun, untuk mendapatkan pengamanan yang lebih ketat. Pihak kepolsian masih terus melakukan penyelidikan dan pengembangan kasus ini. Sebab menurutnya, dari keterangan pelaku, aksinya bukan hanya kali ini saja, tapi sudah pernah dilakukan di Pasar Mandiangin sekitar Oktober lalu. Kemudian menjual hasil curian ke salah satu desa yang merupakan daerah terisolir.

“Saat kita ngepam kampanye ada warga yang melapor, pelaku sedang melakukan curanmor, langsung kita sikat, belum sempat dibawa lari. Kita sudah limpahkan ke Polres, supaya untuk lebih aman,’’ katanya.

Ia juga menjelaskan saat ini pihaknya mengamankan beberapa barang bukti, berupa satu unit sepeda motor jenis Satria FU, satu alat kunci T yang digunakan pelaku saat beraksi, dan satu bilah pisau yang diletakkan di pinggang pelaku saat beraksi. Kemudian untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku akan dijerat dengan pasal 362 KUHP dengan hukuman penjara di atas lima tahun.

“Kita himbau masyarakat Mandiangin untuk tetap waspada aksi Curanmor, jika ada hal mencurigakan segera laporkan ke Polsek,’’ tandasnya.(so31)