sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Central Olympic Sengaja Dibakar, Polisi Kantongi Bukti Rekaman CCTV

TERBAKAR: Tampak lokasi kebakaran di toko Central Oliympic di Kota Sarolangun. Poto:wahid

SAROLANGUN-Pihak kepolisian terus mendalami sebab musabab kebakaran yang terjadi di Toko Central Olimpyc Sarolangun yang berada di Jalan Lintas Sumatera KM 01 Kelurahan Pasar Sarolangun, Jum’at dini hari (25/08). Hasil sementara investigasi yang dilakukan kepolisian, kuat dugaan toko tersebut sengaja dibakar. Saat ini polisi tengah menyelidiki dan mencari tau pelaku pembakaran toko yang menjual aneka furniture tersebut.

Kapolsek Sarolangun Iptu Rendie Rynaldie, SIK kemarin (28/08) saat dikonfirmasi, menyebutkan terjadinya kebakaran pada pagi hari sekitar shubuh. Saat kebakaran, pihak kepolisian langsung mendatangi TKP dan memasang garis polisi disekitar lokasi kejadian, setelah api berhasil dipadamkan. Namun, sayang garis polisi yang seharusnya tidak bisa dimasuki oleh siapapun, tak digubris oleh pemilik toko. Pagi harinya sekitar pukul 08.00 WIB, pemilik toko selaku korban kebakaran sudah melakukan pembersihan tanpa sepengetahuan dari aparat kepolisian.

“Kita sudah melakukan olah TKP dan penyelidikan, diduga sementara ada orang yang sengaja membakar, setelah kita melihat rekaman dari CCTV. Kita sudah meminta keterangan saksi satu orang, kami bingungnya disini, sudah kita buat police line, pagi harinya jam 8, korban yang punya ruko bersih-bersih,” katanya.

Dari kejadian kebakaran tersebut, ia menjelaskan tidak ada korban jiwa akibat kebakaran tersebut. Namun pemilik toko diperkirakan mengalami kerugian, yang saat ini belum diketahui berapa jumlah totalnya.

“Korban jiwa tidak ada, dan kerugian belum diperkirakan, dan kita masih mendalami lagi terkait kasus, kita juga akan meminta keterangan saksi yang lain,”jelasnya.

Ketika harian ini mendatangi lokasi kebakaran tersebut, terlihat garis polisi masih tetap terpasang di lokasi, namun sayang pemilik toko tidak berhasil ditemui, karena tidak berada di tempat. Sementara itu, Kadis Damkar Tamrin saat hendak dikonfirmasi di kantornya tidak berada ditempat, sementara saat dihubungi HP bernada aktif tapi tidak ada jawaban.(so31)