sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Bupati Kecewa, Dewan Banyak Tak Hadir Paripurna

 Paripurna Diskor Dua Kali.

KUALATUNGKAL- Sikap yang kurang baik di tunjukan oleh sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tanjabbar. Bagaimana tidak paripurna yang sudah dijadwalkan oleh DPRD itu sendiri jauh jauh hari namum sejumlah anggota DPRD Tanjabbar banyak yang tidak hadir sehingga tidak memenuhi quorum untuk diteruskan.

Pasalnya sesuai aturan dan tata tertib DPRD dalam rapat paripurna, kehadiran 24 anggota DPRD sudah memenuhi quorum rapat. Namun Rapat yang semula dijadwalkan pukul 09.00 Wib mengalami kemoloran sehingga bisa terlaksana pada pukul 11.30 Wib (02/11). Molor nya pelaksanaan paripurna karena banyak anggota DPRD Tanjabbar yang tidak hadir sehingga tidak quorum untuk diteruskan sesuai jadwal yang telah ditentukan. Molor nya rapat paripurna menimbulkan kesan yang tidak baik bagi DPRD itu sendiri yang sebagai tuan rumah dalam pelaksanaan paripurna di DPRD.

Bupati Tanjabbar H.Safrial terlihat kecewa dan memilih untuk meninggalkan ruang sidang paripurna pada skor pertama untuk kembali kantor Bupati, tak lama berselang Bupati kembali datang ke kantor DPRD namun paripurna belum juga bisa dilaksanakan karena belum terpenuhinya quorum sehingga paripurna kembali diskor untuk kedua kalinya.

Menurut Bupati Tanjabbar H.Safrial, rapat paripurna ini bukan untuk dipermainkan melainkan untuk kepentingan masyarakat karena eksekutif dan legislatif sama-sama diberi amanah oleh rakyat untuk memajukan kabupaten tanjabbar ini. Dan ini juga merupakan langkah percepatan pembangunan di Tanjabbar untuk terus bergerak maju. ” Marilah sama-sama kita antara eksekutif dan legeslatif untuk membangun kabupaten tanjabbar ini serta dapat merubah mindset kita demi tercapainya visi misi memajukan kabupaten, ” Ujar Bupati.

Sementara itu Sekretaris DPRD Tanjabbar, Agus Sanusi, Skorsing ini disebabkan karena ada beberapa orang anggota dewan yang terlambat hadir lantaran sedang dalam perjalanan pulang dari kunjungan kerja ke luar daerah. ” Dari 35 orang anggota dewan yang seharusnya hadir tepat waktu, tercatat baru 21 orang anggota yang sudah berada di ruang sidang sehingga menyebabkan quorum sidang belum terpenuhi, ” tukasnya.(SO29)