sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Bupati Cek Endra Temui Menteri ESDM

BERTEMU MENTERI: Tampak Bupati H Cek Endra saat menghadap Menteri ESDM didampingi Rizal Jalil dan Dipo Ilham Jalil. Poto:ist

Bahas Pendirian Pabrik Semen Baturaja

SAROLANGUN – Bupati Sarolangun Drs H Cek Endra,  Senin (02/04) kemarin menemui Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Igansius Jonan, di Kantor Kementerian ESDM di Jalan Merdeka, Jakarta Timur. Hal itu dalam rangka membahas percepatan izin pembangunan Pabrik Semen Sarolangun Satu Semen Baturaja, di Bukit Bulan, Kecamatan Limun.

Bupati Cek Endra tampak didampingi Direktur Utama PT Semen Batu Raja, Rahmad Pribadi, Dipo Ilham Jali, Peltu Asisten II Ali Amri, yang disambut hangat oleh Menteri ESDM Ignasisu Jonan yang diangkat Pesiden RI Ir Joko Widodo pada 14 Oktober 2016 silam.

Dikatakan Cek Endra, dalam pertemuan itu selain dalam rangka membahas perizinan pendirian pabrik Semen Sarolangun Satu,  yang bekerja sama dengan PT Semen Baturaja,  ternyata juga membahas rencana izin Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS)

“Hari ini kita ketemu langsung dengan pak Menteri ESDM pak Ignasius Jonan, bahas izin Baturaja dan PLTS,’’ Bupati Sarolangun H Cek Endra, saat dihubungi lewat Ponsel miliknya.

Dengan pertemuan itu, kata Cek Endra, langsung direspon baik oleh Menteri ESDM, bahkan disebutkannya proses perizinan nantinya akan dibantu serta dipermudah Kementerian ESDM.

“Alhamdulillah, Pak Menteri menyambut baik dan beliau merespon dengan positif akan bantu percepatan izin di Badan Geologi dan bantu 6 sumur bor dan 1.400 PLTS, pada tahun ini,” jelasnya.

Bupati Cek Endra juga mengucapkan terimakasih atas sambutan mentri ESDM dan juga Rizal Jalil Komisioner BPK RI beserta anaknya Dipo Ilham Jalil, yang telah sudi menyiapkan waktu untuk mendampingi dirinya menghadap Menteri.

Seperti diberitakan sebelumnya, persoalan izin mendirikan Pabrik Semen Sarolangun Satu, Pemkab sarolangun sudah mengeluarkan rekomendasi dan bahkan sudah mendapatkan rekomendasi dari Gubernur Jambi H Zumi Zola. Saat ini hanya terkendala rekomendasi dari Badan Geologi di Bandung, karena adanya perubahaan titik koordinat.

“Semuanya itu tergantung izin geologi, makanya saya minggu depan akan ketemu pak menteri ESDM, untuk percepatan izin. Karena tim belum meninjau dari geologi Bandung. Kalau koordinat dapat, Amdal mulai, diperkirakan kalau izin dan pembahasan selesai 2018, Insya Allah tahun 2019 akan sudah bisa grandbraking.

“Sebut Cek Endra minggu lalu, saat bertatap muka dengan warga Bukit Bulan, di wilayah Pabrik Semen Sarolangun Satu.(so31/adv)