sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Bupati Apresiasi Pengurus Nafza RSUD Sarolangun

SAROLANGUN -Instalasi Rehabilitasi ketergantungan NAFZA atau Panti Rehab Narkoba, Kabupaten Sarolangun yang ada di Kelurahan Limbur Tembesi, Kecamatan Bathin VIII saat ini terus mengalami perkembangan.

Jumlah pasien yang berobat ke sana pun terus bertambah semenjak diresmikan oleh Bupati Sarolangun Drs H Cek Endra beberapa bulan yang lalu.

Saat ini pasien sudah mencapai puluhan orang, dan sudah ada yang dinyatakan sembuh oleh tenaga medis yang merawat para korban pengaruh narkoba itu.

“Sejak awal berdiri alhamdulillah sudah cukup banyak namun sudah ada yang sembuh dan pulang ke masyarakat serta beraktifitas seperti sedia kala. Saat ini tinggal 11 orang pasien napza yang kita rawat,” kata Direktur RSUD Sarolangun dr Bambang Hermanto, yang juga sebagai ketua pengelola panti Rehab Narkoba tersebut.

Bambang juga mengatakan bahwa pasien yang masuk ke sana tidak dipungut biaya, sebab itu sudah digratiskan sesuai dengan program bupati Drs H. Cek Endra yang menyiapkan anggaran daerah untuk pasien.

“Mereka direhab selama 3 bulan, semua pasilitas dan baiya perobatan ditanggung daerah, sebab ini sudah menjadi komitmen dan program pak bupati. Pasien ini disana dilakukan pemulihan mulai dari kesehatan dan sikologi nya, makanya kita menyiapkan Spesialis jiwa, kesehatan pisik, penyakit dalam, konsultan dari BNN sebagai penunjuk arah yang tertuang dalam SOP yang sudah ditetapkan,”katanya.

Terpisah Bupati Sarolangun Drs H Cek Endra ditanya terkait hal ltu, dia mengapresiasi kinerja para pengurus Nafza, sebab ini merupakan program pemerintah untuk menyelamatkan para generasi muda Sarolangun dari Narkoba.

“Ya. Kita terus fokus kembangkan ini, makanya saya menghimbau kepala desa, lurah serta camat untuk mengajak masyarakat agar ada yang terjangkit narkoba bisa berobat ke sana, sebab ini gratis dan kita sudah tanggung biasanya,” kata orang nomor satu di sarolangun itu.

Cek Endra juga meminta agar masyarakat tidak takut dan malu jika ada keluarga yang ingin berobat ke panti rehab narkoba itu, sebab ini demi keselamatan jiwa orang tersebut dari pengaruh narkoba.

“Jangan menganggap ini tempat angker atau menakutkan, silahkan berobat gratis dan biaya ditanggung kita akan jaga dan rawat pasien sebaik mungkin,” katanya.(Se31)