sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

BREAKING NEWS.Tak Puas Demo di PU, Pendemo Berlanjut Gruduk Kejari Sarolangun

SAROLANGUN-Setelah menyampaikan orasinya di luar pagar Kantor Dinas PU dan PERA Kabupaten Sarolangun, Aliansi Masyarakat Sarolangun Bersih (AMSAB) menyuarakan tuntutannya terkait penggunaan Anggaran APBD Dinas PU yang di anggap tidak ada manfaatnya buat Masyarakat, sekaligus mempertanyakan realisasi pengembalian temuam Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tahun 2015.

Perwakilan pendemo akirnya di persilahkan masuk ke salah satu ruangan kantor tersebut dan melakukan audensi dengan kabid Bina Marga, Arif Hamdani.

Dalam audensi itu, Arif Hamdani menjelaskan Pada perwakilan pendemo bahwa  temuan BPK tahun 2015 sebagian sudah di kembalikan.

“saat sudah temuan BPK akibat kekurangan volume pekerjaan sebagian sudah di kembalikan,dari temuan sebesar Rp. 2.169.649.051,60 pihak rekanan sudah menggembalikan Rp. 834.909.051,60pengembalian itu langsung di setor ke rekening milik daerah” ungkap Arif Hamdani yang akrap di Panggil Iden.

Baca : BREAKING NEWS…Dinas PU Sarolangun Didemo

Sementara perwakilan Pendemo, Achmad Shodikin menyayangkan kinerja  Kepala Dinas PU selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) yang tidak maksimal dalam pengawasan sehingga terjadi temuan BPK di sejumlah Proyek PU dan PERA. Selain itu, Perwakilan Pendemo juga  kecewa dengan kecilnya nilai temuan yang sudah di kembalikan oleh Rekanan.

“Kami sangat kecewa dengan kinerja Dinas PU, Terlebih lagi sudah di pengujung tahun temuan BPK tersebut yang di kembalikan belum mencapai 50%” ungkapnya.

Baca juga : Temuan BPK Rp 2,1 Miliar di Dinas PU Sarolangun Terindikasi ada Korupsi

Karena Merasa tidak Puas dengan paparan yang di berikan Arif Hamdani, kemudian Pendemo meninggalkan Kantor PU dan langsung meluncur ke Kejari Sarolangun untuk melaporkan prihal temuan BPK tersebut.

Sesampainya di Kejari, Rombongan Pendemo di temui langsung oleh Yayat Hidayat, Kasi Intel Kejari Sarolangun. (aji)