sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

BERBAHAYA, Sumur Minyak Lubuk Napal Ditutup

SAROLANGUN-Puluhan sumur minyak illegal di Desa Lubuk Napal Kecamatan Pauh akan ditutup secara permanen. Pemkab Sarolangun bersama aparat keamanan sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang melakukan pengeboran minyak secara illegal. Dan masyarakat setempat sudah sepakat menghentikan aktivitas pengeboran minyak secara ilegal atau illegal drilling.

DITUTUP : Tampak salah satu sumur minyak ditimbun   pakai batu. Photo : ahmadnuriadi

Haswanto, Staf Operasi SKK Migas saat ditemui di lokasi pengeboran minyak ilegal di Desa Lubuk Napal (8/12) mengatakan, aktivitas pengeboran minyak illegal akan dihentikan dan puluhan sumur minyak akan ditutup secara permanen menggunakan batu dan semen.

SKK Migas katanya telah menunjuk Thecwin Energy South Betung Limited untuk mengelola potensi minyak bumi di Lubuk Napal.

‘’Setelah aktivitas pengeboran illegal dihentikan, Thecwin Energy South Betung akan melengkapi dokumen perizinan dan akan mulai melakukan kegiatan Penyelidikan Umum dan eskplorasi, jika hasil eksplorasi memuaskan dan minyak di Lubuk Napal memiliki potensi yang bagus maka akan dilakukan kegiatan eksploitasi (produksi, red),’’ katanya.

Kegiatan pengeboran illegal kata Haswanto hanya menguntungkan oknum-oknum tertentu. Sementara kalau dikelola secara resmi banyak manfaat yang diperoleh, seperti adanya sumber cadangan minyak Negara yang baru, daerah memperoleh DBH Migas, keberadaan perusahaan bisa menyerap tenaga kerja dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat serta lingkungan tidak rusak.

Sementara pengeboran minyak secara ilegal atau illegal drilling katanya, tidak saja melanggar ketentuan hukum dan merusak lingkungan, tetapi juga berdampak langsung kepada para pekerja, dan masyarakat sebagai konsumen. Baik oknum maupun masyarakat sekitar berisiko terpapar langsung minyak mentah tanpa alat pelindung diri. Berpotensi besar terkena beberapa bahan berbahaya minyak mentah.>>>page 2