sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Batanghari Kekurangan Armada Pengangkut Sampah

SAMPAH : Pemkab Batanghari masih terkendala dalam menangani sampah. Photo : raden suhur

MUARABULIAN- Masih tingginya volume sampah di Kabupaten Batanghari  kerap menjadi persoalan yang terus di temui sehari hari,  bahkan dalam penanganan sampah itu sendiri. Pemkab Batanghari melalui dinas Lingkungan Hidup mengaku masih di hadapi dengan belum memadainya armada pengangkut sampah.

Tak lain hal ini bertujuan untuk menghidari terjadinya penumpukkan sampah di setiap lokasi pembuangan sampah yang tersebar di wilayah Kabupaten Batanghairi. Menimbang hal tersebut, pemkab batanghari terus berupaya melakukan penanganannya dengan mensiagakan armada mengangkut sampah pada waktu tertentu.

Meski demikian, plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Batanghari, Parlaungan  mengatakan, dalam penanganan sampah ini pihaknya masih di hadapkan berbagai kendala, seperti belum memadainya jumlah armada.

Dijelaskannya, hingga kini pemkab hanya memiliki 4 armada pengangkut sampah yang aktif, dan jumlah tersebut di nilai kurang efektif untuk mengakut volume sampah yang mencapai 20 sampai 30 ton perharinya.

“Saat ini kita memiliki angkutan sampahRoda 3 sebanyak 6 kendaraan, dumptrukada 4. Selebihnya sudah tidak layak pakai,” sebut Parlaungan.

Alhasil instansi terkait ini sangat memerlukan tambahan armada,  guna memaksimalkan pengangkutan sampah ke TPA AMD Batanghari. “Terjadi kenaikan tapi tidak terlalu signifikan. Sampah itu biasanya datang dari Sungai Rengas, Tembesi, Muara Bulian paling banyak,” katanya.

“Kalau sampah dari pasar itu biasanya masuk ke TPA Malam hari, seperti pasar keramat tinggi itu biasanya 4 hingga 5 ton perharinya. Paling banyak hari kamis 7 ton,” tambahnya.

Nantinya sampah-sampah ini akan dibawa ke TPA yang berada di jalan AMD Muara Bulian. selain tambahan armada, parlauangan juga menyebutkan, perlunya peran serta dari masyarakat dalam mengaktifkan bank sampah. sehingga sisa sampah rumah tangga yang ada dapat kembali di olah dan menghasilkan nilai ekonomis.

“Saat ini dikabupaten batanghari hanya terdapat satu bank sampah yang terdapat di Kecamatan Bajubang, Kita harapakan nantinya akan ada bank-bank sampah lainnya yang mampu mengolah sampah-samapah ini menjadi nilai ekonomis,”tandasnya. (hur)