sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Baru Terdaftar, Ahli Waris Terima Santunan BPJS Ketenagakerjaan  Rp 24 Juta  

M Idrus saat menyerahkan santunan dari BPJS Ketenagakerjaan pada ahli waris Muhammad Zawawi . Poto: Hamzah

SAROLANGUN-Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Sarolangun menyerahkan santunan Jaminan Kematian (JKM) kepada ahli waris Ketua BPD Sungai Baung Kecamatan Sarolangun almarhum Ahmad Zawawi, yang meninggal dunia beberapa waktu lalu.

JKM tersebut diserahkan Bapak Camat Sarolangun Drs M Idrus kepada ahli waris almarhum di Kantor Camat Sarolangun didampingi Kades Sungai Baung Bapak Amran, Senin kemarin (12/3). Almarhum Muhamad Zawawi meninggal dunia tidak lama setelah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Betul sekali, Almarhum meninggal setelah tiga hari terdaftar Program BPJS Ketenagakerjaan,”ungkap Rita Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sarolangun.

Penyerahan santunan JKM tersebut sebagai wujud realisasi program BPJS Ketenagakerjaan,“Ini adalah tanggung jawab kami, karena Kades Sungai Baung Bapak Amran memang sudah mendaftarkan Kepala Desa, Perangkatnya dan BPD sesuai amanah Peraturan Bupati Sarolangun Nomor 60 Tahun 2017 tentang kepesertaan Kepala Desa, Perangkat dan BPD pada Program BPJS Ketenagakerjaan, artinya jika telah terdaftar pengalihan resiko kembali kepada BPJS Ketenagakerjaan,”beber Rita lagi.

Rita mengaku pihaknya sangat mengapresiasi dan terimakasih kepada Bapak Bupati Sarolangun Bapak Drs Cek Endra, atas komitmennya melindungi perangkat desa dengan mengeluarkan Peraturan Bupati, agar seluruh kepala desa, perangkat desa dan BPD dilindungi Program BPJS Ketenagakerjaan yaitu Jaminan Kecelakaan  Kerja, Jaminan Kematian dan Jaminan Hari Tua.

Bukan Hanya itu, Rita menambahkan Bupati Sarolangun juga telah melindungi seluruh tenaga Honorer kedalam Program BPJS Ketenagakerjaan, hingga saat ini BPJS Ketenagakerjaan Sarolangun telah memberikan santunan Kematian kepada ahli waris honorer yang meninggal sebanyak 11 orang masing-masing Rp. 24 Juta. Dengan harapan kehadiran BPJS Ketenagakerjaan Sarolangun, dapat memberikan kesejahterahan bagi seluruh warganya, “memang uang tidak dapat menggantikan nyawa namun setidaknya dapat sedikit membantu kelangsungan hidup keluarga yang ditinggalkan”, ungkap Rita.

Berdasarkan data di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sarolangun,  saat ini baru 17 Desa yang telah mendaftarkan seluruh aparaturnya ke BPJS Ketenagakerjaan, dari 149 Desa di Kabupaten Sarolangun, padahal Perbub Nomor 60 Tahun 2017 telah dikeluarkan dari Bulan November 2017.

“Sangat disayangkan masih banyak kepala Desa yang belum melaksanakan amanah dari Peraturan Bupati Sarolangun tersebut, tapi kami selaku Badan Penyelenggara Program BPJS Ketenagakerjaan   akan terus berjuang agar seluruh aparatur Desa dapat terlindungi untuk Sarolangun sejahtera dan tentunya hal ini tidak terlepas dari dukungan Pemkab Sarolangun,”Harap Rita.

Sementara itu Camat Sarolangun Drs M Idrus mengapresiasi pihak BPJS Ketenagakerjaan Sarolangun yang begitu cepat dan responsif membayarkan santunan kepada ahli waris Ketua BPD yang meninggal dunia tersebut.

“Program BPJS Ketenagakerjaan ini sangat bagus, sehingga tidak ada alasan untuk tidak menjadi peserta, Apalagi ini program pemerintah makanya kita harus saling support,”ujar Mantan Kabang Humas Setda Kabupaten Sarolangun tersebut.

M Idrus juga menghimbau kepala desa yang belum mendaftarkan aparaturnya, agar segera mendaftar, apalagi pihak BPJS Ketenagakerjaan door to door ke desa-desa untuk percepatan pelayanan, “tunggu apalagi? Sudah sampai dijemput, semua sudah dipermudah masih juga tidak mau,”Himbau Idrus.(so10/adv)