sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Asad Diisukan Terima Uang 

SAROLANGUN-Pasca Pilkada Kabupaten Sarolangun, sejumlah isu bermunculan yang dihembuskan pihak-pihak tertentu yang bertujuan untuk menciderai karakter sejumlah tokoh. Salah satunya, menimpai tokoh Sarolangun, Drs Asad Isma, MPd.
Isu yang mencuat isu, Asad Isma menerima sogokan dari pasangan nomor urut dua CE-Hilal. Bahkan isu tersebut cukup gencar sehingga menyudutkan dirinya.
Asad Isma, ketika dikofirmasi oleh harian ini, membenarkan adanya isu tersebut sehingga membuat nama baiknya menjadi tercemar sebagai seorang elite politik dan sebagai tokoh masyarakat yang hingga kini masih menjadi panutan.
“Iya betul itu, saya diisukan menerima uang dari Pak Cek Endra, kemarin saya masih di Lampung dan saya ditelepon oleh teman-teman saya yang mengatakan demikian”,ujar Asad Isma melalui handphonenya.
Tentu saja adanya isu tersebut membuat dirinya merasa sangat terganggu dan bahkan dirinya siap disumpah dihadapan pasangan nomor urut 1 Madel-Har, kalau saja ia menerima sejumlah uang dari pihak pasangan calon Bupati Sarolangun nomor urut dua.
“Tolong dindo klarifikasi, itu benar-benar fitnah, demi Allah, demi Rasullulah dan tidak selamatlah keluarga saya kalau saja saya menerima uang dari Pak CE Endra. Dan saya siap disumpah pakai Alquran dihadapan Pak Madel dan Pak Har”, tandasnya lagi.
Isu yang membuat namanya menjadi tercoreng itu, sempat ditanya oleh harian ini terkait penyebar fitnah tersebut dan dirinya mengatakan akan menelusuri siapa biang kerok yang membunuh karakternya.
Jangan lah menyebar fitnah di tim Pak Madel, karena Tim Madel itu sudah berkerja secara ikhlas, baik itu secara material, tenaga. Dan juga oknum yang sudah menyebarkan isu pembunuhanan karakter saya itu akan kita telusuri sampai ke akarnya dan siap kita laporkan ke pihak yang berwajib, selebihnya saya serahkan kepada Allah,kata Asad.
Informasi yang terangkum, untuk menjernihkan permasalahan tersebut Asad, lusa akan menuju Sarolangun untuk menemui Pak Madel dan Har dan akan siap disumpah. Sementara pemasalahan fitnah itu menurut dirinya ini adalah isu kedua kali menimpa dirinya dan itupun sudah diklarifikasinya dihadapan timnya pada Pilkada Sarolangun 2011.(so30)