sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Angka Perceraian PNS Sarolangun Didominasi Guru

PJ Bupati Arif Munandar saat memberikan Piagam Guru berprestasi di hari Guru Nasional. Photo : Dok/so

SAROLANGUN–Sepanjang tahun 2016 ini, angka perceraian di kalangan PNS masih terbilang tinggi jika dibandingkan pada tahun 2015 lalu. Tahun ini BKP2D Sarolangun menerima 22 surat pengajuan perceraian, yang didominasi dari kalangan Guru PNS sebanyak 8 orang, sementara sisanya ada dari PNS Struktural dan tenaga Kesehatan. Demikian dikatakan Kabid Administrasi dan Disiplin Pegawai, Zulasrul SPd, kemarin (16/12).

Ia menyebutkan kebanyakan para PNS beralasan karena tidak ada kecocokan dengan pasangannya, bukan dari factor ekonomi atau juga factor perselingkuhan.

“Angka perceraian 22 orang mengajukan, kita rekomendasi semuanya untuk dibahas di pengadilan agama, alasan ketidak cocokan, paling banyak guru PNS, struktural, lalu ada PNS di instansi dan di kesehatan, sementara tahun lalu pengajuan 18 orang,” sebutnya.

Selain itu, ia juga menyebutkan dalam pengajuan penceraian ini bukanlah mudah, pihaknya akan melakukan mediasi terlebih dahulu, dan meminta surat persetujuan dari pihak keluarga, baru akan diteruskan ke Bupati Sarolangun.

“Upaya, sebelum ke pengadilan kita mediasi dulu, kita panggil kedua belah pihak. Rata- rata sudah masuk ke BKD, hubungan PNS terkait sudah kronis. Akhirnya keputusan sudah bulat untuk cerai, namun saat ini minta kedua belah pihak keluarga buat surat persetujuan, baru kita teruskan ke pak bupati,’’ jelasnya. (so31)