GERBANG INFORMASI KITO

Aliansi Pemuda  Pertanyakan Training ESQ Kades

AUDIENSI: Aliansi Pemuda Peduli Sarolangun saat melakukan audiensi dengan DPMD. Poto:wahid

SAROLANGUN-Aliansi Pemuda Peduli Sarolangun (APPS) Kabupaten Sarolangun, Rabu (03/07) kemarin mendatangi Kantor Dinas Pemberdayaan masyarakat dan Sesa (DPMD) yang ada di Komplek perkantoran Bupati Sarolangun. Kedatangan APPS ini bertujuan untuk melakukan audiensi bersama Dinas PMD mengenai keberangkatan para Kepala Desa ke Surabaya, dalam pelaksanaan kegiatan Training ESQ pada akhir bulan Juni lalu.

Kepala Dinas PMD Mulyadi bersama Kabid Kekayaan Desa Kaprawi, menyambut baik kedatangan para pemuda yang tergabung dalam APPS ini, di ruangan Kepala Dinas PMD untuk dilakukan diskusi bersama, yang berlangsung dengan tertib dengan adanya pengawasan dari Intel Polres Sarolangun.

Julius, salah seorang pemuda yang tergabung dalam aliansi APPS ini, mempertanyakan petunjuk teknis penggunaan dana pada alokasi dana desa (ADD) untuk pelaksanaan peningkatan SDM aparat desa, yang dalam hal ini dimanfaatkan untuk training ESQ ke Surabaya.

“Kami minta pihak kejaksaan atau kepolisian untuk menulusuri dana ini, apakah memang betul digunakan karena kami menilai ada indikasi mark up. Perdesa itu dikumpulkan Rp 8 juta, kalau dijumlahkan Rp 1 miliar lebih,” katanya.

“Ada beberapa oknum kades memanfaatkan acara ini dengan memposting kegiatan jalan-jalan ke medsos, disitu kami mengecam. Karena setahu kami mereka pergi bintek bukan jalan-jalan. Sehingga kami berasumsi menghabiskan dana itu untuk jalan-jalan,” kata dia menambahkan.

Selain itu, ia juga meminta kepada dinas PMD kedepan untuk mengarahkan pelaksanaan kegiatan peningkatan SDM para kepala desa dan perangkat desa ini dilaksanakan di wilayah Kabupaten Sarolangun dengan mendatangkan para narasumber dari luar sesuai dengan tujuan pelaksanaan bintek itu sendiri.