sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Akses ke Kasang Melintang Lumpuh Total, Harga Beras Capai Rp 285 Ribu

foto-utama-hl
BANJIR: Salah satu jalan menuju Kasang Melintang yang tergenang banjir. Akibatnya haga kebutuhan  pokok melambung. Foto sobirin

SAROLANGUN-Selama musim penghujan, akses dari Desa Kasang Melintang (Kasmel) Kecamatan Pauh, menuju Kota Sarolangun putus total.  Pasalnya kondisi sejumlah titik jalan menuju Sarolangun sangat parah, baik itu dari Desa Kasang Melintang menuju Desa Lubuk Kepayang maupun dari Desa Kasang Melintang menuju Desa Pangkal Bulian yang selama ini jadi jalan alternatif juga tak dapat ditempuh lagi.

Tak hanya berlumpur dan berlobang, namun terdapat genangan air yang memutuskan akses jalan tersebut. Sehingga kendaraan roda dua dan empat tak dapat melewati jalan tersebut.

Dengan kondisi tersebut tentu saja kehidupan masyarakat Desa Kasang Melintang cukup menderita. Sebab harga kebutuhan pokok melambung tinggi. Bahkan harga beras melambung tinggi hingga mencapai Rp 285.000 perkarung karungnya.

Dung Sori (41) salah satu warga Desa Kasang Melintang kepada Koran ini kemarin (22/11) mengatakan bahwa tak hanya sembako, namun harga barang lain seperti elpiji pun di desa tersebut juga cukup mahal.

‘’Kalau disini harga beras kalau beli kontan satu karung RP 250 ribu, kalau kredit 270 ribu sedangkan kalau hutang mencapai Rp 285 ribu, terus gas elpiji tiga kilo mencapai Rp 50 ribu,’’ jelas Dung Sori.

Sulasmi seorang ibu rumah tangga yang juga warga Desa Kasang Melintang ikut mengeluhkan dengan adanya kesulitan akibat banjir ini.

‘’Sekarang itu paling sulit, mana penjualan sawit murah disini bang, ditambah lagi ngutang ke toko juga sudah enggak mau lagi orang toko ngasih kita ngutang, karena mereka tahu kita mau bayar pakai apa, karena mata pencarianpun disini cuma sawit sama karet. Nah gimana mau panen kalau banjir begini,’’katanya.

Pantauan langsung harian ini ke Desa Kasang Melintang, masyarakat Kasang Melintang berharap agar hal ini dapat menjadi perhatian oleh Pemerintah Kabupaten Sarolangun. Sehingga derita warga tak berkepanjangan.(se30)