sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

34 Kasus Yang Ditangani Panwaslu Sarolangun Kandas

SAROLANGUN-Setelah masuknya tahapan pemilu Bupati dan Wakil Bupati Sarolangun, sampai kemarin Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Sarolangun menerima laporan pelanggaran pemilu sebanyak 34 kasus. Menariknya, dari 34 kasus yang masuk, tak satupun sampai ke meja hijau alias kandas ditengah di jalan.

Rafiqoh Pebrianti SP, Ketua Panwaslu Kabupaten Sarolangun ketika dihubungi kemarin menyebutkan, dari puluhan kasus tersebut merupakan kasus tahun 2016 dan tahun 2017. Dengan rincian dua kasus ditemukan pada tahun 2017, sedangkan 32 kasus lainnya pada tahun 2016.

“Totalnya ada 34 kasus, namun khusus tahun ini baru dua kasus, yaitu menyangkut Alat Peraga Kampanye dan dugaan keterlibatan Kades dalam politik praktis,”ujar Rafiqoh.

Ditambahkan Rafiqoh, 34 kasus yang ditangani Panwaslu Sarolangun sudah dilakukan proses penyelidikan. Evaluasi yang dilakukan, maka 34 kasus tersebut dinyatakan tidak ditingkatkan ke Proses Penyidikan atau dihentikan, karena tidak dikuatkan dengan pembuktian yang cukup.

“Semuanya kita hentikan, dengan alasan tidak memenuhi unsur,”terangnya lagi.

Ketika ditanya hasil pengawasan Panwaslu terhadap kondusifitas Kabupaten Sarolangun saat ini, Rafiqoh mengatakan masih relatif aman, walaupun ada sedikit-sedikit perbedaan pandangan, hal itu dianggap biasa dalam politik.

“Pilihan boleh beda, namun tetap jaga menjaga keamanan, dan hormati perbedaan,”himbaunya.(so10)