sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

161 Sutet Masuk ke Sarolangun

SAROLANGUN-Sedikitnya 161 Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (Sutet) akan masuk ke Sarolangun pada tahun 2018 ini. Dimana program Sutet itu merupakan bagian proyek tol listrik yang dilakukan oleh PLN yang mencakup wilayah Sumatera Bagian Tengah yakni Sumatera Barat,  Jambi, Kepulauan Riau dan Pekanbaru.

Hal itu dikatakan oleh Kajari Sarolangun, Ikhwan Nul Hakim,  Rabu (14/03) kemarin saat dikonfirmasi harian ini di ruang kerjanya.

Ia menyebutkan, pihak Kejari mitra dalam pembangunan proyek tol listrik tersebut di wilayah Kabupaten Sarolangun, dengan sudah adanya MoU bersama PLN.

“Di Sarolangun rencananya dibangun,  untuk wilayah Kabupaten Sarolangun, 161 tapak tower Sutet, jarak tapaknya 300 meter. Cuma satu tapak yang belum bisa dibangun, tempatnya di wilayah PT Minimex,” katanya.

Ia juga menjelaskan, di Kabupaten Sarolangun rencanya akan dibangun di beberapa desa dalam tiga kecamatan,  di Kecamatan Mandiangin berada di Desa Talang Serdang, Desa Taman Dewa, Desa Gurun Tuo, dan Desa Rangkiling. Di Kecamatan Pauh akan dibangun di Desa Semaran,  Desa Batu Ampar. Sementara di Kecamatan Sarolangun dibangun di Desa Ladang Panjang dan Kelurahan Sarkam.

Kajari juga menjelaskan, dalam pembangunan tapak tower tersebut pihaknya berupaya dalam menyelesaikan soal ganti rugi tanah masyarakat,  dan dari 161 tapak tower beserta saluran lintasan kabelnya hanya ada 1 tapak yang belum diselesaikan karena tidak mau yakni di wilayah PT Minimex.

“Siang malam kita sosialisasi ke masyarakat.  Saya ke Rangkiling kemarin, ternyata kenapa selama ini tersendat, karena kendalanya tidak tercapainya kesepakatan dengan masyarakat,  makanya kita turun langsung. Kita di Sarolangun telah terjadi krisis energi, semoga dengan jadinya bangunan tapak tower ini bisa teratasi,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan dalam penyelesaian lahan dengan masyarakat,  ke depan akan melakukan jadwal keliling. “Minggu depan kita akan ke Pauh, dengan sosialisasi seperti ini,”tukasnya.(so31)