Warga SAD Menangis Peluk Pangdam

MENANGIS: Pangdam II Sriwijaya Mayjend TNI AM Putranto bersama Bupati Cek Endra serap aspirasi masyarakat SAD. Tampak salah seorang warga SAD memeluk Pangdam sambil menangis. Photo : wahid

SAROLANGUN-Kedatangan Pangdam II Sriwijaya Mayjend TNI AM Putranto SSos, Kamis (26/04) kemarin, mengunjungi Kawasan Kampung Madani Suku Anak Dalam (SAD) di Desa Lubuk Jering, Kecamatan Air Hitam, disambut isak tangis oleh warga orang rimba. Pasalnya, masyarakat SAD sangat terharu atas perhatian sang jendral bintang dua itu, serta keseriusan Pemkab Sarolangun dalam hal ini Bupati H Cek Endra, untuk memberikan bantuan kepada warga SAD, bahkan akan menjadikan kehidupan SAD menjadi lebih layak dari sebelumnya.

Karena di Kawasan Kampung Madani ini, yang berada di lahan seluas 10 hektar ini, para warga SAD akan menerima bantuan pembangunan balai atau pondopo serba guna, MCK, pusat pendidikan, Puskesmas, mesjid, rumah, lapangan sepak bola, tempat toko penjualan kerajinan SAD seperti kalung sebalik sumpah, serta pembangunan tempat pelatihan pertanian bagi SAD untuk bagaimana masyarakat SAD tidak lagi kesulitan dalam mencari makanan.

Tokoh SAD, Jailani, saat Pangdam II Sriwijaya Mayjend TNI AM Putranto, menyambangi warga SAD untuk mendengarkan langsung aspirasi warga SAD, datang memeluk sambil menangis dengan mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya.

Jailani, menyebutkan jika untuk memberikan bantuan kepada warga SAD dan mendidiknya, bukanlah mudah, harus penuh keseriusan dan kesabaran.

“Kami sangat terimakasih pak, (sambil nangis),  tolong sabar pak, didik kami tidak bisa sekali jalan,  harus sabar pak. Bantuan bapak ini kami tak bisa membalasnya, seperti dapat duit satu mobil belum ada apa apanya pak,” katanya.

Jailani juga sangat berterimakasih sudah mendidik pemuda SAD sehingga menjadi anggota TNI yang sudah berjumlah tiga orang, seperti Budi, Firman dan Yogi. Ia curhat kepada Pangdam II Sriwijaya agar terus mendidik pemuda SAD. Bahkan katanya sudah ada lima orang pemuda SAD yang ingin mengikuti jejak Budi dan kawan-kawan.

“Ada lima orang lagi pak,  yang mau seperti budi. Sekarang masih sekolah, tapi mau tamat, namanya Jupri, Baswan, Parbal, Abdul dan Rahman. Dan ada satu anak yang mau jadi dokter, namanya Kurni,” sebutnya.

Dengan sontak, Pangdam II Sriwijaya Mayjend TNI AM Putranto, lantas memeluk warga SAD, seraya berkata, “Doakan kami semua sehat,  dan kami tulus membantu bapak bersama pak Bupati Cek Endra. Dan kami ini juga perpanjangan tangan dari pusat,  bapak Presiden Joko Widodo,” kata Pangdam.(so31)