Warga Lubuk Bedorong Tolak PETI

Gubenur Jambi Zumi Zola didampingi Bupati Sarolangun Cek Endra saat meninjau banjir bandang,banjir bandang diduga akibat kerusakan lingkungan karena adanya aktifitas PETI di wilayah hulu kabupaten sarolangun. Photo: Dok/So

SAROLANGUN-Warga masyarakat Desa Lubuk Bedorong Kecamatan Limun Kabupaten Sarolangun terus berupaya melakukan penolakan terhadap aktifitas Pertambang Emas Tanpa Izin (PETI) yang menggunakan alat berat eksavator untuk masuk ke wilayah mereka.

Pasalnya, aktifitas PETI yang menggunakan alat berat tersebut sangat mengancam keberlangsungan masa depan generasi berikutnya dan juga sangat merusak lingkungan jika tidak dihindari.

“Kami masyarakat Desa Lubuk Bedorong terus berupaya agar desa kami tidak ada aktifitas PETI yang menggunakan ekskavator untuk masuk wilayah kami, karena kami ingin menjaga hutan dan tanah kami untuk kehidupan jangka panjang anak cucu kami nanti,” kata Perianto salah satu warga setempat yang juga anggota BPD Desa tersebut di Sarolangun, Sabtu (02/12) kemarin.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Sarolangun AKBP Dadan Wira Laksana dikonfirmasi Sabtu mengatakan pihaknya sangat mendukung gerakan yang dilakukan pihak masyarakat Desa Lubuk Bedorong tersebut, ia akan menggerakkan anggotanya untuk melakukan pendampingan kepada masyarakat Lubuk Bedorong.

“Ok, terima kasih infonya, nanti kita akan bergerak bersama tim terpadu (TNI, Polri dan Pemda),”tukasnya.(so31)