Verifikasi Bacaleg, Panwaslu Klaim Tidak Ada Kejanggalan

SAROLANGUN-Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Sarolangun mengklaim bahwa tidak ada kejanggalan dalam proses verifikasi berkas administrasi Bacaleg dari 13 Parpol yang saat ini tengah dilakukan oleh KPU Sarolangun.

Hal ini dikatakan Ketua Panwaslu Sarolangun, Edi Martono saat dikonfirmasi via Ponsel pada Senin (6/8), kemarin siang. Menurutnya, berdasarkan pemantauan yang dilakukan oleh pihaknya, proses verifikasi yang dilakukan KPU berjalan dengan kondusif sesuai dengan aturan.

Baca juga: Syarat Bacaleg Banyak Belum Lengkap

“Benar, hingga Senin (6/8), kemarin verifikasi dilakukan KPU belum ada ditemukan permasalahan yang menonjol dan kejanggalan,”kata Edi Martono.

Ketika disinggung, apakah ada permainan lobi yang dilakukan sejumlah Parpol terhadap KPU untuk mensukseskan Bacaleg pada Parpol, ditegaskan Edi Martono, jika dari investigasi dan pantauan Panwas sejak tanggal 1 Agustus 2018 hingga hari ini (Kemarin, red) masih ketegori aman.

Baca Juga: Bacaleg Terancam Gagal Jika Tetap Melakukan Kampanye di Medsos

“Sepertinya permainan mata yang dilakukan antara Parpol dengan KPU itu tidak ada,”jelasnya.

Namun, Edi Martono menilai yang menjadi perhatian Panwaslu adalah terhadap berkas anggota DPRD aktif yang juga ikut nyaleg, tapi pindah partai. Pasalnya, saat penetapan DCT nanti harus melampirkan surat pengundaran diri sebagai anggota DPRD.

“Jadi yang dilihat itu syarat formal pencalonan, surat pengunduran diri itu bisa disampaikan saat masa penelitian, atau sebelum penetapan DCT,”pungkasnya.(so9)