Tak ada CCTV, Parkir Kantor Bupati Mulai Ditertibkan

DITERTIBKAN: Tampak parkir kendaraan roda dua di pelataran parkir kantor bupati yang dipandu oleh petugas Satpol PP. poto:wahid

SAROLANGUN-Parkir kendaraan baik roda dua maupun roda empat, di Kantor Bupati Sarolangun mulai dilakukan penertiban. Pasalnya selama ini, parkir kendaraan masih amburadul sehingga mempengaruhi kebersihan dan kenyamanan pegawai untuk menjalankan tugasnya.

Dari pantauan harian ini, kemarin, tampak pengendara dipandu oleh petugas Satpol PP agar memarkirkan kendaraannya di tempat yang sudah disediakan, yang letaknya di pelataran bawah Kantor Bupati, yang memang merupakan tempat parkir bagi para pegawai dan tamu yang datang ke Kantor Bupati Sarolangun.

Kabag Umum Setda Sarolangun, Drs Tarmizi, MM, mengatakan bahwa penertiban parkir tersebut dilakukan sejak kemarin, setelah melakukan koordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sarolangun.

“Kita lihat kemarin itu parkir masih amburadul, motor dan mobil basing ditarok, istilahnya tidak ada tempat. Dulu pernah dicoba untuk nenertibkan tapi tak pernah terisi dan belum tertangani waktu itu, karena alasannya payah,” katanya.

“Kemarin kami sudah koordinasi dengan Kasat Pol PP yang baru, bagaimana kita harapkan agar parkir tertib, mobil di atas, dan motor dibawah. dan pada tiap apel harus dikawal, kemudian dijaga oleh anggota Pol PP untuk keamanan sekaligus mengatur parkir,” katanya lagi.

Ia juga mengatakan dengan penerapan penataan parkir kendaraan ini, membuatkan lingkungan kantor Bupati terlihat rapi dan indah, serta bersih. Ia berharap agar kondisi seperti itu terus dilanjutkan di masa yang akan datang.

“Apa yang dilakukan pada hari ini memang sudah agak enak, penataannya bagus dan mobil serta motor jadi terarah, dilakukan mulai hari ini. Kalau nanti sudah ada kesadaran pegawai dan tinggi, baru akan dibiasakan, sampai 10 hari kedepan dijaga ketat,” katanya lagi.

Namun saat ini Parkir yang berada di bawah tersebut, katanya belum ada alat CCTV, sebagai alat keamanan dan pengamanan kendaraan. Namun, ia berupaya ke depan pada APBD-Perubahan nanti akan dipasang CCTV.

“Kalau keamanan parkir dengan anggota Pol PP, dan CCTV akan kita upayakan pada anggaran APBD Perubahan. Sebenarnya sudah ada CCTV, tapi karena sedang disita oleh pihak kepolisian untuk penyelidikan kasus lelang kemarin,”katanya.

Jika pegawai atau juga ada pengendara yang tidak mematuhi penataan parkir, ia juga menegaskan akan diberikan sanksi, dengan menahan kendaraannya dan diberikan peringatan serta pembinaan.

“Alhamdulillah pak bupati juga sudah merespon positif dengan adanya penataan parkir ini. Dan jika tidak memaruhi penertiban parkir ini sanksinya akan diberikan,” katanya.(so31)