Serapan Anggaran 2018 Pemkab Sarolangun Masih Rendah

SAROLANGUN –  Serapan anggaran sampai semester I tahun 2018 ini baru mencapai 20,34 persen, sehingga serapan tersebut bisa dikatakan masih sangat minim, mengingat saat ini sudah masuk pertengahan bulan Juli.

Menanggapi hal itu, Wakil Bupati Sarolangun Hillalatil Badri, saat dimintai komentarnya, pada Jumat (13/7) lalu, mengatakan bahwa minimnya serapan anggaran tersebut disebabkan karena beberapa faktor. Menurutnya faktor yang dilihat saat ini belum adanya pengambilan uang muka dari berbagai proyek yang sudah dilakukan pelelangan oleh ULP Sarolangun.

“Serapan anggaran kita masih relatif kecil, karena belum mengambil uang muka yang sudah proses lelang, Kemarin saya minta Kadis  agar meninventarisir yang mana saja yang sudah dan yang belum proses lelang, apa masalahnya, jika belum agar disegerakan untuk proses lelang,” katanya.

Ia juga menyebutkan pada akhir bulan ini, serapan anggaran akan meningkat paling tidak mencapai 50 persen. Namun, seharusnya kata dia pada triwulan ketiga nanti serapan anggaran sudah mencapai 60 persen lebih.

“Insaallah akhir bulan ini, serapan kita sudah meningkat mencapai 50 persen lebih. Dan saya ingatakanapapun yang kita lakukan proses lelang dilakukan secara prosedural, tentu dibuat dengan adanya kontrak, masalah pembatalan silahkan tanya ULP sebagai tekhnisnya,” katanya.

“Kita harap seyogyanya triwulan ketiga paling tidak sudah 60 persen, tinggal sisanya 40 persen diselesaikan sampai akhir tahun nanti,” tukasnya.(s031)