Selama Ramadhan Jamaah musolla Kantor Bupati Sarolangun Membludak

Tausyiah oleh Ustadz Zakaria Ansori seusai sholat Dzuhur di Musolla kantor Bupati Sarolangun. Poto: wahid

SAROLANGUN –  Selama bulan suci Ramadhan 1439 Hijriah ini, di Musholla Al Umaro Kantor Bupati Sarolangun, dilaksanakan sholat Dzuhur berjamaah bersama Bupati Sarolangun Cek Endra beserta Wakil Bupati Hillalatil Badri serta para pejabat di jajaran Pemkab Sarolangun.

Pemerintah Kabupaten Sarolangun menjadwalkan usai sholat Dzuhur ini dilakukan tausyiah atau ceramah agama yang disampaikan oleh ustadz. Rabu (23/5) kemarin, Ustadz Zakaria Anshori, diundang sebagai penceramahnya untuk sholat dzuhur berjamaah kali ini.

Dalam ceramahnya menyampaikan tentang fiqh puasa. Dikatakannya rukun Puasa berarti menahan diri. Rukun pertama yang terpenting dalam puasa ini adalah niatnya.

“Kata nabi, yang membedakan itu adalah niat, innama akmalu binniat. Wudhu ada niatnya, puasa ada niatnya,” katanya.

Lalu,  rukun puasa yang kedua, adalah menahan diri dari hal yang membatalkan puasa, seperti makan dan minum, berhubungan badan antara suami dan istri, muntah, dan keluar sperma dengan sengaja.

Selan rukun puasa, Ia juga menyebutkan sunat dalam berpuasa. Diantaranya sahur sebelum puasa, menyegerakan berbuka puasa, melaksanakan sholat malam seperti tarawih, witir dan tahajjud, kemudian bersedekah.

“Nabi membagi dua waktu, 20 dan 10 hari puasa. 10 akhirnya puasa menghidupkan malamnya, semakin semangat puasanya dan kita harap setiap ramadhan itu ada peningkatan,” katanya.

“Secara kualitas ibadah kita tingkatkan, dan setelah ramadhan ini kita meningkat sesuai dengan tujuannya, meningkatkan ketaqwaannya,” tukasnya.(so31)