Sekertariat DPRD Sarolangun Ingkari Komitmen Dengan Insan Pers

SAROLANGUN-Jelang berakirnya tahun 2017,Seluruh OPD di Kabupaten Sarolangun gencar merealisasikan serapan anggaran di tandai dengan melakukan pembayaran pada pihak rekanan atau pihak ketiga.

Takmau ketinggalan, sejumlah Media yang menjalin kerjasama di bidang publikasi juga tak luput ikut berloba-lomba mencairkan dana jasa publikasi di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Namun sayang,sejumlah awak media yang menjalin kerjasama di sekertariat DPRD Sarolangun banyak yang gigit jari saat pencairan.
Dari pantauan sarolangunonline.com, saat pencairan biaya publikasi di DPRD Sarolangun, banyak insan Pers yang kecewa. Kekecewaan itu akibat amburadulnya managemen disekertariat Dewan tersebut, terutama soal penataan di bidang keuangan.
“kalau saya amati kekecewaan rekan-rekan pers yang meliput di DPR akibat tidak komitmennya pejabat yang membidangi pers di gedung dewan yang terhormat tersebut”, ungkap Rustam Aji, General Manager sarolangunonline.com yang juga medianya menjadi korban ketidak komitnya kasubag pers Sekertariat DPRD Sarolangun sehingga Medianya mengalami kerugin Rp. 4.500.000 (Empat Juta Lima Ratus Ribu Rupiah).
Hal senada juga dikeluhkan Puad, Wartawan media Online sarkopost.com yang harus merugi satu Juta Rupiah akibat ketidak komitnya kasubag Pers Dewan yang berinisial DM tersebut.

“komitmen semula dengan kasubag Pers DM anggaran kami Rp. 2.500.000, tapi saat pencairan hanya di di bayar Rp.1.500.000, namun di kwitansi tetap Rp.2.500.000”,terang Puad yang juga sekertaris Persatuan Wartawan Sarolangun. Rabu (27/12/2017).
“Cair segitupun saya ribut dulu dengan DM, karena mau gak dibayar, setelah saya ribut baru dibayar, namun yang sejuta lagi entah masuk kantong siapa?. saya gak tau”, imbuhnya. (aji)