Advertisement
OLAHRAGA SEPUTAR SAROLANGUN

Samsul Kembali Pimpin KONI Sarolangun

TERPILIH: Ketua KONI terpilih Samsul Riduan bersama Wakil Bupati, Kadispora dan unsur pimpinan Koni Provinsi Jambi. Foto ulil

SAROLANGUN-Samsul Riduan ST, kembali memimpin Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sarolangun periode 2018-2022. Samsul terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) KONI Sarolangun di Sarolangun Sport Center, kemarin.

Ketua Panitia Pelaksana Musorkab, Erik Abdullah S.Ag menyebutkan, setelah terbentuknya kepanitiaan, pihaknya melakukan penjaringan bakal calon ketua KONI Kabupaten 2018-2022. Panitia mengumumkan ke publik melalui media massa persyaratan pendaftaran calon Ketua KONI.

‘’Sampai masa pendaftaran ditutup, hanya satu calon yang mendaftar yakni Saudara Samsul Riduan,’’jelas Erik.

Bahkan, kata Erik, sampai hari pemilihan Samsul memperoleh 25 dukungan dari cabor. Karena itu, dalam pleno pemilihan, peserta Musorkab dari 31 cabor sepakat memilih secara aklamasi Samsul Riduan untuk memimpin KONI Sarolangun periode 2018-2022. Bahkan peserta Musorkab juga sepakat menerima Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Pengurus KONI periode 2014-2018 yang dipimpin Samsul Riduan

Cari Bapak Angkat

Sementara itu, Bupati Sarolangun diwakili Wakil Bupati H Hillalatil Badri dalam pengarahannya mewacanakan adanya sistem bapak angkat dalam membantu kemajuan olahraga di Kabupaten Sarolangun.

‘’Kedepan kita berusaha bagaimana perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Sarolangun mau menjadi bapak angkat. Setidaknya satu perusahaan bisa menjadi bapak angkat satu cabang olahraga.  Sistem seperti ini sudah dilakukan di Pulau Jawa. Kalau kita hanya berharap dana dari APBD dalam membiayai olahraga, dana APBD sangat terbatas,’’tegas Wabup.

Pada Musorkab kemarin juga mencuat tentang pemikiran soal nasib atlit Kabupaten Sarolangun peraih medali emas pada Porprov ke XXII di Kota Jambi yang digelar November lalu. ’’Nasib atlit berprestasi harus kita perhatikan. Kalo mereka membutuhkan pekerjaan, bagaimana kita cari solusi mereka bisa bekerja menjadi tenaga honorer atau bekerja di perusahaan-perusahaan dalam kabupaten Sarolangun,’’ungkap Wabup. Musorkab KONI Kabupaten Sarolangun  yang berlangsung selama satu hari itu, juga dihadiri utusan KONI provinsi Jambi.(se1)