Saling Klaim Lahan Sawit PT SAMP, Pengadilan Tidak Memenangkan Hernayawati

SAROLANGUN-Saling klaim memenangkan gugatan di pengadilan terkait kepemilikan lahan kebun sawit yang berlokasi di Desa Temenggung Kecamatan Limun seluas kurang lebih 20 hektar terjadi antara PT Sinar Agung Persada Mas (SAPM) dan dr Hernayawati warga yang tinggal di Kota Jambi. Gugatan yang dimaksud adalah perkara perdata Nomor 14/Pdt.G/2016/PN.Srln dan berlanjut hingga ke Pengadilan Tinggi Jambi Nomor 36/PDT/2011/PT.JBI. (Baca: Istri Mantan Kepala BPN Kembali Ingin Merebut Lahan PT SAPM )

Sebelumnya, pihak dr Hernayawati melalui suaminya Chairul Azwar menyebutkan Pengadilan Negeri pada awalnya memenangkan PT SAPM. Kemudian di tingkat banding, Chairul mengklaim Pengadilan Tinggi membatalkan atas putusan Pengadilan Negeri Sarolangun tersebut. Chairul juga menilai keputusan tersebut sudah inkrah karena PT SAPM tidak mengajukan kasasi.

Baca Juga : Warga Minta Sengketa Lahan Ladang Panjang Vs PT Samhutani Segera Diselesaikan

Sementara itu PT SAPM melalui H Budi selaku Manager di PT SAPM, menyebutkan, pihaknya merasa tidak dikalahkan baik di tingkat PN Sarolangun maupun Pengadilan Tinggi Jambi. H Budi menyebutkan klaim kemenangan dari Chairul tersebut keliru, karena tidak membaca isi putusan PT secara lengkap. Yang bersangkutan hanya membaca lembaran awal (mengadili, red).

Baca Juga: Warga Lidung Segel Lahan PT KDA

H Budi menerangkan, hasil putusan Pengadilan Tinggi Jambi pada lembaran ke dua (Mengadili Sendiri, red) Dalam Eksepsi, menerima dan mengabulkan eksespi terbanding/semula tergugat (PT SAPM). Kemudian, Dalam Provisi, menyatakan tuntutan provisi pembanding/semula penggugat (Hernayawati) tidak dapat diterima (niet ont van kelijke verklaard). Dalam pokok perkara menyatakan, gugatan pembanding (Hernayawati) tidak dapat diterima dan menghukum pembanding (Hernayawati) membayar ongkos perkara pada dua tingkat peradilan yang untuk tingkat banding sebesar Rp 150 ribu.

Lantas seperti apa tanggapan Pengadilan Negeri Sarolangun dalam menafsirkan hasil putusan Pengadilan Tinggi Jambi tersebut?

Berita selengkapnya>>>