Puluhan PNS dan Honorer Terjaring Razia Satpol-PP

RAZIA: Tampak petugas Pol PP saat melakukan razia. Poto:wahid

SAROLANGUN – Puluhan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan honorer di lingkup Pemerintah Kabupaten Sarolangun terjaring razia disiplin, Rabu (16/5). Banyak ditemukan pegawai yang meninggalkan kantor untuk urusan pribadi saat jam dinas. Pegawai dari Dinas Pendidikan tercatat paling banyak bolos kerja.

Erri Hari Wibawa, Kabid Informasi, Pembinaan dan Kesejahteraan Pegawai BKPSDM Sarolangun, mengatakan bahwa razia yang dilakukan didasarkan pada PP Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS. Selain itu juga ada PP Nomor 11 Tahun 2017 tentang Menajemen Pegawai Negeri Sipil.

“Kita mengajak pada seluruh PNS maupun tenaga kontrak daerah untuk selalu berdisiplin dalam bekerja, sesuai jam kerja yang telah diatur,  7 jam dalam sehari,” katanya, Rabu (16/5).

Ia menganggap, kesadaran para pegawai yang terjaring razia masih rendah, sehingga mereka tidak taat pada ketentuan kerja. Sebab, para pegawai tersebut keluar kantor pada jam kerja dan tidak dilengkapi dengan surat keterangan. “Kesadaran mereka masih rendah, banyak yang keluar untuk keperluan pribadi, tanpa seizin atasannya langsung,” jelas Erri.

Hasil dari razia tersebut akan disampaikan peringatan langsung pada pimpinan OPD yang bawahannya terjaring razia disiplin. Sebab, kata Erri hanya pimpinan pegawai yang bersangkutan yang berhak menindak atau memberikan sanksi bagi pegawai yang bolos saat jam kerja.

“Sesuai dengan PP 53 Tahun 2010, atasannya langsung yang memberi teguran tertulis maupun secara lisan pada para stafnya yang melanggar ketentuan tersebut,” tukasnya.(so31)