Proyek Bronjong Tanpa Papan Merek Dipertanyakan

PROYEK : Proyek bronjong di Siulak Mukai Tengah. Photo : ardi

KERINCI – Pembangunan Proyek tembok penahan tebing Bronjong di Desa Siulak Mukai tengah, Kecamatan Siulak Mukai ini,disebut oleh warga setempat proyek siluman. Pasalnya, pekerjaan Bronjong tersebut menjadi sorotan masyarakat karena tidak adanya papan nama proyek atau papan informasi dan pagu dana.

Pantauan harian ini dan Ketua LSM Jamtosc di lapangan, tampak pembangunan proyek tersebut sedang berjalan,menurut informasi yang diperoleh, pekerjaan itu merupakan proyek Pemerintah Kabupaten Kerinci, namun sangat disayangkan papan nama proyek tidak terlihat dipasangkan oleh rekanan Sehingga menimbulkan pertanyaan bagi masyarakat.

“Kami tidak tahu ini proyek siapa.Berapa jumlah anggaran, jumlah hari pengerjaaan, nomor kontrak, dan nama perusahaan yang harus menjadi hak publik untuk mengetahui informasi. Ini patut diduga pekerjaannya tidak sesuai prosedur,” ujar wedi warga setempat.

Ketua LSM Jamtosc-NGO mengatakan, pembangunan tembok penahan bronjong  di siulak mukai tengah tersebut tidak sesuai RAB, dimana tidak tampak adanya rekanan memasang curucup atau tiang pancang,disamping itu kedalamannya juga kurang.Ia menduga pihak rekanan terlalu banyak mengambil keuntungan sehingga kwalitas pekerjaan tidak diutamakan.

“Ketiadaan papan merek aja itu udah menjadi temuan,ini mengacu pada  UU Nomor 14 tahun 2008 tentang informasi publik.Disamping itu temuan dilapangan,tiang pancang (curucup juga tidak ada,ini sudah bisa dikatakan pembangunan asal jadi,” ungkapnya.

Sementara itu,Kapala Bidang Sumber Daya Air Dinas PU Kerinci Hadri dikonfirmasi harian ini melalui vi hp tidak aktif.(so15)