Pendaftar CPNS di Sarolangun Baru 30 Orang

Waldi : Kita Prediksi Tanggal 7 Akan Membludak

SAROLANGUN-Sejak dibukanya pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Sarolangun, melalui portal online sscn. bkn. go. id, pada 26 September lalu, jumlah pelamar yang sudah mendaftarkan diri masih sangat sedikit, jika dibandingkan dengan penerimaan formasi CPNS tahun 2018 ini. Tahun ini Pemerintah Kabupaten Sarolangun mengumumkan sebanyak 240 Formasi yang terdiri dari 155 Guru, 25 Formasi K-II, 43 Tenaga Kesehatan dan 17 Orang Tenaga Tekhnis.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sarolangun, H A Waldi Bakri, Senin (01/10) kemarin, mengatakan bahwa jumlah pelamar yang telah mendaftar secara resmi hingga akhir bulan september kemarin, baru mencapai 30 orang.

Katanya, 30 orang tersebut masih didominasi pada formasi guru sebanyak 15 orang, kemudian formasi tenaga kesehatan sebanyak 10 orang dan tenaga tekhnis sebanyak 5 orang.

“Kita buka sudah lima hari, untuk ini kita kabupaten sarolangun  baru 30 orang yang sudah daftar sampai proses akhir, sampai hari kemarin. Didominasi guru 15 orang, kesehatan 10 dan tenaga tekhnis 5 orang. Perekapan ini kita lakukan sehari setelah memdaftar, jadi data hari ini baru bisa kita rekap besok,”katanya, saat diwawancari di ruang kerjanya.

Minimnya jumlah pelamar yang telah mendaftar ini, katanya bukan dikarenakan peminatnya yang sedikit, namun dikarenakan proses pendaftaran secara online ini yang membuat pelamar mengalami kesulitan. Apalagi saat server portal sscn tersebut sedang dilakukan perbaikan karena server onlini tersebut over kapasitas.

“Nampaknya ada keluhan masyarakat, susah masuk ke portal sscn. Coba bayangkan ada 522 kabupaten, kementrian, lembaga, pelamar yang serentak membuka portal itu, jadi tentu ada keterbatasan server itu. Jadi kami harap warga sabar, carilah saat saat tertentu untuk mendaftar, bisa malam, sore, shubuh, atau tengah hari,” katanya.

Namun, katanya, jumlah pendaftar yang akan masuk nantinya akan membludak secara signifikan yang diprediksi pada tanggal 7 Oktober mendatang, hingga menjelang akhir pendaftaran.

“Kita pikir pikir malam yang terbaik, kalau tutup sekitar tanggal 10 september, kami prediksi tanggal 7 nanti akan membludak. Karena masuk di portal, ada tahapan dalam pendaftaran mulai dari buka melalui akun, sampai ke apload berkas yang telah di scan,” katanya.

Kemudian katanya, para pelamar diminta agar mencetak bukti pendaftaran tersebut, karena hal itu tentunya akan diperlukan, apalagi dalam mencari informasi-informasi mengenati tahapan pelaksanan penerimaan CPNS inj.

“Pembuktiannya ada di sistim dan bisa cetak sendiri, bahwa telah mendaftar. untuk informasinya tinggal buka akun yang sudah ada,” katanya.

Pada pendaftaran CPNS secara online ini para pelamar akan dilakukan seleksi bahan dan kelulusan akan diumumkan setelah proses pendaftaran selesai dilaksanakan.

“Kelulusan seleksi bahan, nanti setelah akhir pendaftaran nanti. Pengumuman kekulusan bahan akan sabagai syarat untuk bisa ikut tes berikutnya,” tutupnya. (so31)