Pelaku Perampok Diserahkan ke Polres Merangin

 

Semula Diduga Pelaku Penculik Anak

SAROLANGUN- Terduga Pelaku perampok yang sempat menjadi bulan-bulan warga sarolangun di desa Sungai Abang kecamatan Sarolangun kini sudah di serahkan ke pihak polres Merangin untuk ditindaklanjuti.

“sudah diserahkan ke Polres Merang pak,” terang Kasat Reskrim Sarolangun, AKP George Alexander Pakke  lewat pesan whatsapp pada sarolangunonline.com , Minggu malam  (11/11).

Baca : Dicurigai Penculik Anak, Montor Perampokan Dibakar Massa

Dari Informasi yang dirangkum, Semula pelaku diduga orang yang akan beraksi menculik anak di desa tersebut. Namun akirnya diketaui bahwa mereka adalah pelaku perampok di Merangin yang kabur kewilayah Sarolangun.

“Itu bukan kasus penculikan anak, tapi pelaku perampok dari Merangin yang kabur ke wilayah kita, karena ada razia, pelaku mau melintas lewat jalan lain tapi kepergok oleh warga,” terang Kasat saat dikonfirmasi.

Sebelum pelaku ditangkap, sekitar pukul 04.00 WIB, pelaku sempat menodongkan pistol kewarga yang memergokinya.

“Orang yang tinggi itu bilang aku tidak bang ! aku Tidak Bang! Namun yang pendek mundur sambil rakk…! mengeluarkan Senjata sambil bilang jangan mendekat kau…jangan mendekat kau,” ungkap Lias sambil menirukan ucapan pelaku.

Setelah pelaku meninggalkan montornya dan kabur kearah perkebunan dekat perumnas Desa Bernai Dalam, Lias dan kawan-kawannya membawa montor dan memanggil warga yang lain untuk memburunya.

Kesal hingga pagi belum ditemukan, wargapun akirnya membakar montor Honda CBR BH 5093 UN milik pelaku.

Siang harinya setelah Aparat dari kepolisian dan Danramil bersama warga menyisir lokasi, salah satu pelaku baru berhasil di temukan warga. Pelaku ternyata masih sembunyi di dalam sungai belakang rumah Asrin Amir tak jauh dari lokasi pembakaran montornya.

“Saat warga sedang mencari kearah hutan, alat berat bekerja membersihkan sungai, tak taunya pelaku itu masih bersembunyi di sungai itu sejak tadi malam, akhirya kami tangkap, untung alat berat kami kerja bersihkan sungai itu, jadi tau dio masih bersembunyi disitu,” terang Asrin.

Paska ketangkap, Pelaku sembat menjadi bulan-bulanan warga, beruntung aparat berhasil melerainya, sehingga pelaku terselamatkan nyawanya. (aji)