KPHP Limau: Minyak Kepayang Diolah Jadi Sabun, Body Lotion dan Minyak Urut

PRODUK BARU: Tampak Misriadi saat memperlihatkan beberapa produk yang berbahan baku Minyak Kepayang. Poto:wahid

SAROLANGUN-Buah pohon kepayang yang saat ini banyak ditemukan di kawasan hutan lindung, seperti di Kecamatan Limun dan Kecamatan Batang Asai. Bahkan di Kecamatan Batang Asai, tiap desa di memiliki pohon kepayang, yang memiliki nilai lebih untuk dijadikan sebagai minyak goreng. Saat ini, Unit Pelaksa Tekhnis (UPT) Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Limau tengah membuat sebuah terobosan baru dalam memanfaatkan kandungan yang ada di dalam buah Kepayang, dimana KPHP Limau membuat sabun, body lotion, minyak urut dan sabun batangan yang bisa bermanfaat untuk kesehatan kulit.

Baca Juga: 

Kepala KPHP Limau, Misriadi, Selasa (08/05) kemarin saat dibincangi koran ini, mengatakan bahwa Produk tersebut saat ini masih beredar di kalangan KPHP Limau saja, belum diproduksi untuk khalayak banyak, dikarenakan pihaknya masih memerlukan izin produksi dan legalitas produk tersebut.

“Produk turunan minyak Kepayang itu ada Sabun Kepayang, Body Lotion, Minyak Urut, juga ada Sabun Batangan. Kita lakukan dalam rangka disersifikasi program, dan juga menambah nilai pohon kepayang. Kalau kita menjual minyaknya saja tidak ada nilai tambah, tapi kalau Kita olah menambah nilai, tapi ini perlu dukungan berbagai pihak,” katanya.

Dijelaskannya, berdasarkan hasil uji laboratorium, didalam minyak kepayang yang sudah jadi mengandung vitamin-E yang tinggi, dimana vitamin tersebut sangat bermanfaat seklai untuk kesehatan kulit. Kadar PH-nya, juga sangat menyesuaikan dengan kulit manusia.

“Sabun misalnya, akan kita terus kembangkan, karena dari hasil lab minyak kepayang banyak manfaatnya untuk kulit, vitamin E juga tinggi, sehingga sangat bagus untuk kulit apalagi dijadikan sabun. ini merupakan produk terobosan, kulit semakin bagus. Ini sudah melalui tes, kadar PH nya menyesuaikan dengan kulit kita,” jelasnya.

Berita Selengkapnya>>>