Advertisement
NASIONAL SEPUTAR SAROLANGUN

Korban Siswi SMP Bunuh Diri Dikenal Periang

Tali dan Surat yang ditulis sebelum bunuh diri. Foto:adi

SAROLANGUN-Peristiwa bunuh diri yang dilakukan Puja Rismawati (16) warga RT 05 Dusun Sukamaju Desa Lubuk Napal Kecamatan Pauh sangat mengejutkan. Tak disangka-sangka, gadis belia siswi SMP Negeri 7 Sarolangun yang berlokasi di Kecamatan Pauh tersebut, nekat menakhiri hidup dengan gantung diri menggunakan seutas tali di dapur rumahnya.

Rekan-rekan korban, para guru termasuk Kepala SMP Negeri 7 Sarolangun sangat terkejut mendengar kabar Puja Rismawati mengakhiri hidup. Kepala SMP Negeri 7 Sukardiman saat dikonfirmasi mengakui kalau yang meninggal itu merupakan siswinya yang kini masih duduk di bangku kelas III SMP.

“Ia benar pak. Kami sangat terkejut dengan kejadian ini. Bahkan kami tidak percaya kalau korban mengakhiri hidup dengan gantung diri,” ujar Sukardiman dihubungi via Ponselnya, kemarin (30/1).

Sukardiman juga menyebutkan, kalau pada hari Senin (28/1) lalu korban masih masuk sekolah dan ikut apel upacara Senin. Diceritakan Sukardiman, korban saat mengikuti upacara sempat jatuh sakit tak sadarkan diri didalam barisan.

“Senin masih masuk dan sempat sakit dan di rawat di sekolah UKS Sekolah kemudian pulih dan hari yang sama korban juga datang pada les sore harinya. Saat kejadian pada Selasa memang korban tidak masuk sekolah dan kami terkejut mendapat informasi hari itu,” terang Sukardiman.

Menurut Sukardiman, dalam kesehariannya korban adalah seorang yang periang, energik dan bersahabat dengan teman-temanya.

‘’Anaknya periang dan enerjik, bahkan dikenal mudah bergaul dengan kawan-kawan sekolah,’’ katanya.(se9)