GERBANG INFORMASI KITO

KKG PAUD Galang Kemitraan Bersama Sarolangun Ekspres

GALANG: Fhoto bersama KKG Gugus Melati PAUT dan TK Sarolangun. FOTO:INAL

SAROLANGUN – Guna menjalin kemitraan dengan media agar bisa meplubikasikan sekaligus mepromosikan keunikan masing-masing PAUD di Kabupaten Sarolangun, Kelompok Kerja Guru (KKG) Paud Dan TK dari Gugus Melati Sarolangun mengundang perwakilan Harian Pagi Sarolangun Ekspres (Sareks/FIN group) dalam acara sosialisasi rutin KKG Bertajuk Manfaat Publikasi Bagi Instansi Atau Lembaga. Sabtu (19/1) Kemarin.

Ketua KKG Paud Gugus Melati Sarolangun Khairruna,S.pd, menyampaikan, Tujuan bermitra dengan media demi kemajuan PAUD kedepan.

“Tujuan kami mengundang pihak pers yaitu kami ingin bermitra dengan media untuk kemajuan PAUD kedepan. Disamping itu kami ingin mempromosikan keunikan masing – masing paud ke publik sehingga masyarakat dapat memilih mana yang cocok untuk putra atau putrinya,” ungkap Khairruna.

Disamping itu khairruna juga menambahkan, dengan adanya kerjasama dengan media para guru tidak terkesan alergi lagi terhadap wartawan.

“Dengan adanya kerjasama ini semoga image negatif  para guru terhadap wartawan seperti yang didengungkan bisa berkurang. Ternyata, tidak semua media atau wartawan itu kerjanya mengoreksi atau mengorek kesalahan saja akan tetapi juga bisa mengangkat pamor pribadi seseorang bahkan instansi atau lembaga,”  ungkapnya.

Pada kesemapatan itu, Mardinal salah satu wartawan yang diundang dalam acara tersebut menjelaskan pentingnya publikasi dan menepis kesan image negatif wartawan serta menjelaskan bahwa segala bentuk perlakuan diluar kontek sesungguhnya adalah perbuatan oknum.

“Publikasi adalah barometer kemajuan suatu daerah, instansi atau lembaga. Seperti membangun branding (brand atau reputasi), memperkenalkan profil,  kemudahan dalam memberikan informasi, menimbulkan kesan lebih professional karena diterbitkan pada media yang memiliki landasan yang jelas, meningkatkan kribelitas, promosi dan bisa lebih dikenal. Yang jelas, peran media adalah bisa mengangkat suatu informasi kepermukaan untuk diketahui publik,” ungkapnya.

“Terkait Image negatif, Saya rasa suatu hal yang wajar dan biasa jika ada sebagian masyarakat ada menyimpan kesan negatif terhadap kita. Bagi saya, setiap tindakkan atau prilaku diluar kode etik atau aturan sesungguhnya adalah perbuatan oknum dan itu berlaku bagi siapa saja, instansi atau lembaga apa saja termasuk guru. Namun supaya masyarakat bisa lebih mengetahui bahwa tugas wartawan itu apa ?. Menurut saya tugas wartawan adalah mencari, memperoleh, menghimpun, memiliki, menyimpan, mengolah dan menyampaikan informasi untuk disebar luaskan supaya diketahui oleh publik dengan menggunakan saluran yang ada dan terpercaya,” jelasnya. (se32)