Kematian Tukang Ojek Diduga Korban Curas

OLAH TKP: Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP usai penemuan mayat beberapa hari yang lalu. Poto:dok

Pelaku Masih Misteri

SAROLANGUN-Basri (48) Warga Sri Pelayang, Kelurahan Sarkam, Kecamatan Sarolangun, yang bekerja sebagai tukang ojek di Kota Sarolangun, ditemukan tewas dalam kondisi tidak bernyawa, dan mengalami luka berat dibagian lehernya, yang diduga akibat sayatan benda tajam, Kamis (18/10) yang lalu, di kebun karet areal HTI Desa Lubuk Sepuh Kecamatan Pelawan.

Tentu kejadian itu masih belum hilang diingatan masyarakat Sarolangun, bahkan pihak keluarga juga mungkin butuh waktu lama untuk melupakan atas apa yang menimpa korban tersebut, apalagi korban diduga sengaja dibunuh oleh pelaku.

Kapolres Sarolangun, AKBP Dadan Wira Laksana, SIK, MAP, kemarin, membenarkan kejadian penemuan mayat tersebut, diduga sebagai tindak pidana kejahatan.

Kata Kapolres, saat ini pihaknya tengah melakukan tahapan penyelidikan, para saksi-saksi sudah dilakukan pemeriksaan, dan bahkan pihaknya juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Memang betul kejadian penemuan mayat diduga tindak pidana, saat ini sedang kami tangani sudah dalam tahap penyidikan, saksi-saksi sudah kami lakukan pemeriksaan, mengawalinya kami lakukan olah TKP, Kumpulan sejumlah fakta disana, kemudian keterangan saksi, sudah kami lakukan BAP sebagai bahan untuk kegiatan selanjutnya,”katanya, saat diwawancarai media ini.

Saat dilakukan olah TKP, katanya, pihaknya menemukan sandal yang diduga milik korban beserta benda-benda lainnya. Kemudian satu unit sepeda motor yang digunakan korban bekerja juga diduga dilarikan oleh pelaku yang saat ini masih dalam penyelidikan.

“Di TKP kita temukan sendal, benda benda lain yang diduga milik korban, saat ini sudah kita amankan. Kalau pelaku belum kita amankan, ada satu benda yang hilang, satu unit sepeda motor, tentunya motifnya dugaan pencurian dan kekerasan. Kalau Luka yang sangat kelihatan cukup panjang di bagian leher,”kata Kapolres.(so31)