Kejari Tanjabbar Selamatkan Uang Negara Rp 2 Miliar

SELAMATKAN : Uang negara yang diselamatkan kejari dan akan disetor ke kas negara. Photo : baim

Terkait Temuan BPK pada Proyek Anggaran Dinas PU Tanjabbar 2015

KUALATUNGKAL-  Kejaksaan Negeri (kejari) Tanjabbar berhasil mengembalikan uang kerugian negara hasil temuan BPK terkait proyek Pengadaan pemasangan jaringan pipa transmisi dan tarsier dalam kota Kuala Tungkal anggaran tahun 2015 melalui anggaran Dinas Pekerjaan Umum Tanjab Barat. Uang hasil temuan tersebut kurang lebih sekitar Rp 2.033.828.155,00,-yang kini akan distorkan kekas negara.

Kepala Kejaksaan Negeri Tanjabbar, Tri Joko SH, mengatakan, Uang temuan BPK dari kegiatan pengadaan pemasangan jaringan pipa tranmisi dan tarsier dalam kota Kuala Tungkal anggaran tahun 2015 Dinas Pekerjaan Umum Tanjab Barat. “ Uang pengembalian temuan BPK sudah kita terima hari ini,( kemarin, red) dan akan kita setorkan ke kas negara, “ Ujarnya yang turut didampingi Kasi Pidsus Ardhi Haryoputranto,SH,MH Kasi Intelijen Akhamad Zulkarnain,SH, Kasi Datun Heri Susanto,SH,MH Kasi Pidum Angga Mahatama,SH,MH.

Dikatakannya, Pelaksana kegiatan PT Kartika Eka Yasa sangat koperatif. Ada dua kali tahap pembayaran, untuk yang pertama Rp 103.967.500 Juta, dan kedua hari ini Rp 1.929.860.655,86 Milliar, jadi total keseluruhan sebesar Rp 2.033.828.155.

Hal senada juga dikatakan, Kasi Pidsus Kejari Tanjabbar, Ardhi Haryoputranto,SH,MH, pihaknya dalam waktu tiga bulan saja berhasil menyelesaikan kasus tersebut. “ Ini rekor se provinsi Jambi. Hanya tiga bulan saja waktu kita melakukan tindak lanjut hasil temuan itu bisa dikembalikan, “ tandasnya.(So29)