Kasus Ancaman Pembunuhan Wartawan Terus Bergulir

MELAPOR : Sunan saat melapor ke Mapolres Batanghari. Photo : raden suhur

Camat MSU Berhalangan Hadir Sebagai Saksi

MUARABULIAN– Pihak Kepolisian resort (Polres) Batanghari terus melakukan penyelidikan terhadap kasus ancaman pembunuhan wartawan yang dilakukan oknum ASN kantor Camat Maro Sebo Ulu. Bahkan pihak penyidik Polres sudah melayangkan panggilan terhadap camat Maro Sebo Ulu, Salman S.Pd untuk dimintai keterangan sebagai saksi. Namun, pemanggilan pertama Camat berhalangan hadir.

Kasat Reskrim Polres Batanghari IPTU Dhadhag A. SH.S.IK melalui kanit Pidum IPDA Seno Hartono menyebutkan, pihak nya sudah melakukan pemanggilan terhadap Camat Maro Sebo Ulu Salman S.Pd dengan agenda pemeriksaan sebagai saksi terkait perkara ancaman pembunuhan yang dilakukan oleh ASN Batanghari SA terhadap salah satu wartawan Batanghari. “Pak Camat belum bisa memberikan keterangan karena dalam kondisi sakit”,kata Seno.

Kanit Pidum menjelaskan, dalam waktu dekat pihak polres Batanghari akan kembali mengagendakan pemanggilan terhadap Camat Maro Sebo Ulu Salman untuk dimintai keterangan sebagai saksi. Selanjutnya setelah pemanggilan semua saksi pihak polres juga akan melayangkan surat panggilan terhadap terlapor SA untuk dimintai keterangan. “Kita kembali mengagendakan pemanggilan Salman sebagai saksi, selanjutnya baru terlapor yang akan kita panggil”,sebut Seno.

Saat ditanya, jika pemanggilan Salman berikutnya berhalangan hadir apakah pihak polres Batanghari tetap melakukan pemanggilan kembali? Kanit Pidum Seno menegaskan. Akan ada pemanggilan terakhir. “Kita berharap Pak Camat Komparatif dalam kasus ini. Jika pemanggilan terakhir tidak juga hadir, maka dilakukan penjemputan paksa,”tegas Seno.

Untuk diketahui, sebelumnya pihak polres Batanghari sudah memanggil Pratiwi Resti Amelia SE untuk dimintai keterangan sebagai saksi terkait perkara ini. Pada saat kejadian Resti berada di lokasi bersama Camat Maro Sebo Ulu Salman, S.Pd dan salah satu Staf di Kecamatan Maro Sebo Ulu.(hur)