Kapolsek Isi Ceramah Maulid di Surau Baitul Makmur Lubuk Sayak

Ustad Purwanto menyampaikan ceramah

SAROLANGUN-Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 H/2018 M digelar di Surau Baitul Makmur Desa Lubuk Sayak Kecamatan Pelawan, Kamis (29/11) malam. Ratusan warga yang tinggal disekitar surau yang terletak di Jalan Pelawan-Batang Asai  berbondong-bondong menghadiri peringatan Maulid Nabi tersebut. Peringatan Maulid Nabi mengangkat tema ‘Mari Kita Wujudkan Generasi Muslim Berkualitas dan Berahlak Mulia’.

H Muhammad Syafi’i menyampaikan sambutan

Warga bertambah ramai, mendengar informasi dari panitia bahwa yang mengisi ceramah agama seorang yang sangat spesial, yakni seorang Perwira Polisi berpangkat Inspektur Satu (Iptu) yang saat  ini meduduki jabatan sebagai Kapolsek Limun-CNG, Ustad Iptu Purwanto, SPd.

Usai solat Isya peringatan Maulid pun dimulai, surau Baitul Makmur hampir tak mampu menampung jamaah yang hadir yang penasaran ingin mendengarkan ceramah agama dari Kapolsek.

Panitia Pelaksana H Muhammad Syafi’i saat pidato pembukaan acara Maulid menyampaikan, pihaknya selaku panitia sengaja mengundang Iptu Purwanto untuk mengisi kajian pada peringatan Maulid di Surau Baitul Makmur. H Muhammad Syafi’i yang juga anggota DPRD Kabupaten Sarolangun dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengaku sengaja menungudang Iptu Purwanto, yang selama ini dikenal sebagai seorang perwira polisi yang gencar melakukan Syiar Islam melalui ceramah agama diberbagai tempat.

‘’Beliau (Iptu Purwanto, red) baru pertama kali mengisi ceramah di desa kita ini, mudahan beliau bisa membagi ilmunya dengan kita. Saya juga atas nama masyarakat mengucapkan terimakasih, sebab ditengah-tengah kesibukannya sebagai seorang Kapolsek, masih menyempatkan waktunya untuk menyampaikan tausiah di surau kita ini,’’ kata pria yang saat ini menjabat sebagai Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sarolangun ini.

Jamaah yang hadir

Benar saja, saat Ustad Purwanto mengisi ceramah, warga begitu semangat mendengarkan kajian yang disampaikannya. Warga seakan-akan tak menyangka seorang polisi bisa memberikan tausiah agama, tak kalah dengan ustad-ustad sering tampil di televisi.

Warga semakin kagum dengan Ustad Purwanto, sebab dalam ceramahnya sering diselingi dengan ayat-ayat Quran. Ustad Puwanto dengan suara merdunya membacakan ayat-ayat Quran layaknya seorang Hafis Quran.

Iptu Purwanto sendiri  selain mengajak untuk mentauladani Rasulullah, juga memberi materi ceramah agar setiap orang selalu bisa mensukuri nikmat yang diberikan Allah, tidak mudah mengeluh dan selalu optimis menjalani kehidupan.

Ustad Purwanto juga mengajak agar setiap manusia tidak menyalah gunakan nikmat yang telah diberikan Allah. Menarknya Ustad Purwanto juga menyampaikan tips agar bisa khusu; dalam menjalankan solat lima waktu.(se09)