Jalan Lingkungan, Enam Bulan Dibangun Sudah Rusak

JALING : Salah satu Jaling di Muarojambi. Photo : suhardi

SENGETI – Jalan lingkungan (jaling) yang mulus merupakan dambaan semua warga Muarojambi namun sayang jalan yang menghabiskan dana APBD kabupaten Muarojambi milyaran rupiah hanya berumur paling lama 6 bulan. Hal ini di keluhkan warga di beberapa tempat di wilayah Muarojambi. Kondisi seperti ini diduga akibat kurangnya pengawasan dari dinas terkait dalam hal ini bagian cipta karya PU Muarojambi.

Seperti di  desa Pelempang, lokasi persisnya di samping kantor kepala desa Pelempang yang beberapa hari lalu di beritakan media ini menurut Kasnadi, kepala desa Pelempang,  untuk spesifikasinya sebenarnya bagus karna kurangnya pengawasan dari instansi terkait sehingga pemborongnya bekerja sembarangan saja tidak memperhatikan kekuatan dari jalan yang di bangunnya sehingga baru selesai di kerjakan sudah mulai terkelupas padahal jalan ini merupakan dana aspirasi dari anggota dewan.

Menurut penelusuran awak media ke lokasi jalan yang di perbaiki di desa pelempang ini hanya di siram dengan semen alias di timpa dengan adukan semen yang bakal terkelupas karna sipat coran tidak bisa menyatu bila sudah keras tak akan menyatu dengan adukan baru yang di siram di atasnya atau bakal terkelupas lagi
Selain itu jalan yang tidak kalah mirisnya lagi yaitu di desa Pondok Meja RT 21 lorong HAM jalan yang di buat pada tahun 2015 lalu sekarang keadaannya sudah sangat parah besi behel sudah keluar batu-batu kerikil sudah pada rontok salah seorang warga Romi mengatakan bahwa jalan ini hanya bertahan enam bulan setelah itu hancur. (Se28)