Isak Tangis Sambut Kedatangan Haji

Keluarga jamaah rela berdesakan di sekitar masjid Al-Falah Sarolangun menunggu kedatangan jemaah haji. Poto:wahid

Kepala Kemenag Sarolangun, HM Syatar, mengatakan bahwa secara umum perjalanan ibadah haji para jamaah haji berjalan dengan baik dan lancar. Hanya saja dari 218 Jamaah haji yang diberangkatkan ada satu orang jamaah haji yang meninggal dunia di Kota Mekkah, atas nama Zulkarnaen warga Desa Lubuk Sepuh Kecamatan Pelawan.

Sehingga jamaah yang dipulangkan ke kampung halaman sebanyak 217 orang, namun dua orang jamaah haji terpaksa dijemput oleh keluarganya di asrama haji, Kota Jambi, karena mengalami sakit dan tidak bisa melanjutkan perjalanan menuju Sarolangun dengan menggunakan bus.

“Kita awal keberangkatan dari Jambi, tadi malam kami yang menunggu jamaah di asrama haji, pas kedatangan jam 02.15 WIB. Rencana awal setelah serah terima langsung masuk bis, namun kesepakatan para jamaah, merasa dua hari tidak mandi, maka mandi dulu, dan sholat shubuh di mesjid asrama haji, dan masuk bis kemudian berangkat,” katanya.

“Pemulangan Jamaah haji ini sebanyak 217 orang, hanya saja dua orang sakit, karena sudah tua, tidak mungkin dibawa dalam bis, sehingga kita minta dijemput keluarga, yakni satu dari Air Hitam dan satu Rantau Tenang. Alhamdulillah dia pelaksanaan ibadah haji dapat dia laksanakan,” katanya lagi.

Sementara itu Sekretaris Daerah, Thabroni Rozali mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Sarolangun berharap agar para jamaah haji bisa menjadi haji yang mabrur, setelah tiba di kampung halamannya masing-masing.

“Alhamdulillah, sudah sampai di Sarolangun, kita doakan semoga menjadi haji yang mabrur. Dan para jamaah haji sudah minta Sarolangun diselamatkan saat ibadah haji di Meskkah, dan itu disampaikan oleh pendamping jamaah haji Sarolangun,” katanya.(so31)