Idham: Lapor Pak Sekda Terkait Mobnas Tak Dikembalikan

ASET DAERAH: Tampak mobil milik Pemkab yang diduga dijadikan milik pribadi. Poto:wahid

SAROLANGUN – Salah satu aset kendaraan roda empat Pemerintah Daerah Kabupaten Sarolangun, yakni mobil dinas (Mobnas) di Dinas Kesehatan tak dikembalikan oleh salah satu oknum pegawai.

Oknum tersebut berinisial T, yang menggunakan fasilitas kendaraan roda empat, saat menjalankan bertugas di Dinas Kesehatan, sebagai Sekretaris Dinas, dan saat ini oknum tersebut pindah bertugas sebagai staf di Dinas Pemadam Kebakaran.

Namun setelah tidak lagi menjabat sekretaris Di dinas tersebut, oknum itu malah membawanya dan tidak mengembalikannya lagi ke Dinas Kesehatan, bahkan diduga menjadikannya sebagai mobil pribadi, dimana mobil dinas merk Panther plat merah BH 233 SZ yang saat ini oknum tersebut diduga merubahnya dengan menggunakan plat hitam dengan Nopol BH 1966 SL.

Menanggapi hal tersebut, Kabid Aset, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sarolangun, Idham Chalik, Senin (03/9) kemarin, mengatakan berdasarkan Permendagri nomor 19 tahun 2016 tentang pedoman pengelolaan barang milik daerah, bahwa pengguna barang bertanggungjawab terhadap barang yang dibawah penguasaannya.

“Seluruh OPD bertanggungjawab terhadap aset daerah, dan jika memang ada yang tak mau mengembalikan aset, harusnya kepala dinasnya lapor ke pak Sekda,” katanya.

Setelah melaporkannya ke Sekretaris Daerah dengan melayangkan surat resmi, barulah pihak Aset bisa bertindak setelah adanya instruksi dari Sekda Sarolangun.

“Melalui surat Pak Sekda kita akan membentuk tim inventaris barang,” katanya.

Kemudian ia juga menegaskan berdasarkan aturannya, bagi yang menjadikan aset pemerintah daerah menjadi hak milik pribadi, merupakan tindakan kriminal berupa penggelapan aset.

“Aturannya bagi yang menjadikan hak milik pribadi tidak mau membalikkannya bisa dilaporkan, karena sudah penggelapan aset,” katanya.(so31)