Guru SMP 21 Tewas Dilindas Truk Batu Bara

NAAS : Tampak jasad korban serta lokasi kecelakaan. Photo : raden suhur

Dua Anak Korban Luka Berat

MUARABULIAN- Kecelakaan yang diakibatkan oleh truk batu bara kerap terjadi. Sekira pukul 12.30 Wib Selasa (27/2), tepatnya dijalan Gajah Mada depan rumah makan bareh solok, tak jauh dari PDAM Batanghari, guru SMP 21 Yesi Ariyanti Binti Sulaiman (35) tewas seketika dilindas truk batu bara arah Jambi. Korban saat itu membawa dua orang anaknya yang saat ini mengalami luka berat.

Berdasarkan data dari pihak Satlantas Polres Batanghari menyebutkan, sebelum terjadi laka Sepada motor Honda Scoopy tanpa TNKB yang dikendarai oleh Yesi Effiyanti, melaju dari arah Muara Tembesi menuju jambi. Kendaraan korban mendahului Truck Hino Dutro BH 8229 BJ bermuatan batubara yang dikemudikan oleh Sofyan Harahap. Setelah mendahului truck tersebut, korban pengendara sepeda motor scoopy mengambil lajur Kanan menuju Simpang Rumah Sakit.

Namun,  terjadi out control menyebabkan pengendara dan penumpang terjatuh dari motornya yang berjarak kurang lebih 1,5 meter dengan Truck Hino Dutro BH 8229 BJ. Kecelakaan pun tak terhindarkan, sehingga truck tersebut menabrak dan menyeret sepeda motor honda Scoopy dan Pengendara serta penumpang yang tidak lain merupakan anak korban. Saat kejadian korban terseret kurang lebih 2 meter.

Atas kejadian tersebut, korban meninggal dunia ketika sudah di Rsud Hamba Muarabulian karena luka yang cukup serius pada bagian kepala. Sementara dua orang anaknya Daffa (11) dan Shakira (3) mengalami luka pada bagian kepala, wajah dan tangan.

“Truk beserta sopirnya sudah kami amankan. Saat ini masih dalam proses penyelidikan,”kata Kasat Lantas Polres Batanghari AKP La Ode Prasetyo Fuad SIK.(hur)