GERBANG INFORMASI KITO

GEMSAB Pertanyakan Laporan JCW Soal Dugaan Penyelewengan Dana Desa Panti

PERTANYAKAN: Tampak Sadat Muhammad saat berada di Kejaksaan Negeri Sarolangun. Poto:ist

SAROLANGUN-Sekitar tiga bulan yang lalu Jambi Corruptor Wacth (JCW) untuk wilayah barat yang dikoordinatori oleh Darmawan telah melaporkan dugaan tindak pidana penyelewengan terkait penggunaan Dana Desa (DD) Desa Panti Kecamatan Sarolangun tahun 2017 ke Kejaksaan Negeri Sarolangun. Namun sayang, sampai saat ini belum ada tindaklanjut dari laporan tersebut. Padahal akibat dugaan penyelewengan tersebut diperkirakan telah terjadi kerugian yang cukup besar.

Baca Juga: Kejari Sarolangun Bidik Korupsi Dana Desa

Melihat mandeknya tindak lanjut dari kasus tersebut, Koordinator JCW wilayah barat Darmawan mengajak dan beraliansi dengan LSM Gerakan Masyarakat Sarolangun Bersih (GEMSAB) Sarolangun untuk mempertanyakan kembali kasus tersebut ke Kejari Sarolangun.

Ketua Umum LSM GEMSAB Sarolangun Sadat Muhammad saat dikonfirmasi sejumlah wartawan setelah keluar dari Kejari Sarolangun mengatakan, jika dalam kasus ini lembaganya hanya mempertanyakan tindak lanjut dari laporan JCW tersebut.

“Kami hanya mempertanyakan tindak lanjut kasus ini. Karena telah dilaporkanya pada tanggal 13 Desember 2017 silam. Padahal data awal sudah disampaikan untuk menjadi acuan bagi penyidik untuk melakukan pendalaman atas kasus tersebut,”ungkap Sadat.

Ditambahkanya lagi, Dugaan Tindak Pidana Korupsi Dana Desa yang dilakukan oleh Kades tersebut sangat signifikan, oleh sebab itu dia sangat berharap agar pihak Kejaksaan Negeri Sarolangun untuk dapat mengungkap dugaan tindak pidana korupsi tersebut.

“Kami minta Kejari Sarolangun untuk segera mengungkap dugaan kasus tersebut. Jika Kejari masih memerlukan data pendukung tambahan, kami siap untuk melengkapi data tersebut,”tegasnya.(so9)

Baca Juga: Inspektorat Mulai Periksa SPJ P2DK