Gebyar Penarikan Undian Berhadiah #YukBelanjaKeSRC

MERIAH: Rangkaian kegiatan pengundian program #YukBelanjaKeSRC (YBKS) berlangsung meriah. Poto:ist

BENGKULU – Paguyuban Sampoerna Retail Community (SRC) Bengkulu, Minggu (23/9), sukses menggelar pengundian program #YukBelanjaKeSRC (YBKS). Event yang digelar sejak pukul 11.00 WIB di Atrium BencoolenMall (Benmall) itu berlangsung meriah.

Gebyar YBKS merupakan inisiatif murni dari Paguyuban SRC yang sepenuhnya dilakukan secara mandiri. Kegiatan berhasil dilaksanakan atas kontribusi setiap anggota paguyuban SRC. Untuk program YBKS kali ini, anggota Paguyuban SRC yang bergabung ada 369 retail.

Ke-369 retail itu berasal dari 10 Kabupaten/Kota Bengkulu, Kabupaten Lubuk Linggau, Kabupaten Musirawas Provinsi Sumatera Selatan serta Kabupaten Sarolangun Provinsi Jambi.

Serangkaian acara disuguhkan dalam acara penarikan undian. Dimulai dengan memasukan seluruh kupon kedalam kotak pengundian, games, penampilan musik serta bazar.

Ketua Panitia YBKS Noprizal mengatakan, program yang mereka adakan telah mengikuti serangkaian ketentuan. Termasuk dari Dinas Sosial, notaris dan peraturan lainnya. Hal ini sebagai bukti, bahwa program ini dijalankan secara resmi.

“Kegiatan yang kami adakan ini semata-mata untuk memberikan sentuhan berbeda kepada konsumen yang telah setia belanja di jaringan mitra SRC,” kata Noprizal.

Untuk diketahui, hadiah undian YBKS yang sudah disiapkan antara lain berupa 2 unit sepeda motor, 1 unit TV 43 inchi, 3 unit TV 32 inchi, 1 unit mesin cuci, 1 unit lemari es, 10 unit magiccom serta 10 unit setrika.

Noprizal menambahkan, Program YBKS dengan undian berhadiah bagi konsumen yang berbelanja ke toko-toko yang tergabung dalam Paguyuban SRC ini sudah dimulai sejak Maret 2018. Program berakhir pada 23 September 2018.

Para konsumen cukup berbelanja dengan nominal Rp 50 ribu untuk mendapatkan satu kupon undian dan berlaku kelipatan. “Ada ribuan kupon yang masuk dan akan diundi. Berarti antusias masyarakat untuk berbelanja di SRC cukup tinggi. Mudah-mudahan tahun depan kegiatan serupa bisa diadakan kembali,” ungkap Noprizal.

Noprizal menuturkan, toko ritel sektor tradisional merupakan bagian penting dalam kelompok Usaha Mikro Kecil, Menengah (UMKM), terbukti mampu berkontribusi sebagai tulang punggung ekonomi Indonesia. Oleh sebab itu bersama-sama dengan para peritel yang tergabung dalam SRC, PT HM Sampoerna Tbk ikut ambil bagian dalam mendukung pengembangan bisnis para mitra SRC.

“Tujuannya agar mitra SRC dapat sukses dan maju usahanya secara bersama-sama,” tegas Noprizal.

Sementara itu, Mitra SRC Indi menambahkan, Sampoerna dengan bangga terus mengembangkan mitra strategis. Khususnya kelompok ritel tradisional. Hal ini tidak lepas dengan sejarah Sampoerna yang dulu berasal dari usaha kecil di Kota Surabaya dan terus berkembang menjadi perusahaan terkemuka di Indonesia.

Dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan penjualan dari toko SRC, meningkatkan loyalitas konsumen, dan dapat bersaing di tengah kompetisi perubahan yang dinamis.

“Kami juga berharap program seperti ini dapat menjadikan SRC sebagai pilihan tempat berbelanja bagi konsumen secara khusus. Serta menjadi salah satu motor penggerak sektor ekonomi kerakyatan khususnya para pelaku UMKM di Provinsi Bengkulu,” harap Indi,

Indi menjelaskan, Sampoerna adalah pionir program kemitraan tradisional SRC sejak 2008, di Kota Medan. Anggota awal ada 57 mitra SRC. Hingga 2017 sudah puluhan ribu SRC bergabung di seluruh Indonesia.

Salah satu fokus perusahaan adalah pengembangan UMKM di Indonesia dan pengembangan ekonomi kerakyatan sejalan dengan Nawa Cita yang dicanangkan pemerintah saat ini.

“Lewat peningkatan kapasitas para mitra, kami memfasilitasi serta menyediakan bimbingan serta pelatihan tidak hanya dalam aspek kewirausahaan. Namun juga dalam strategi pemasaran, pengembangan sumber daya manusia dan program tanggung jawab sosial. Hasilnya SRC kini tumbuh menjadi kelompok pejuang ekonomi kerakyatan yang tangguh dan mampu mengarungi perubahan zaman,” ujar Indi.(aji)