Enam Pemandu Karaoke Digiring Pol PP

RAZIA: Suasana razia hiburan oleh Pol PP Sarolangun. Foto birin

SAROLANGUN-Razia tempat hiburan malam oleh Satpol PP Sarolangun di sejumlah hotel, Kamis (04/10) malam berhasil mengamankan enam wanita pemandu karaoke. Selain itu, petugas juga turut mengamankan tiga pria hidung belang.

Kasat Pol PP Sarolangun Riduan mengatakan, jika razia dilakukan berdasarkan intruksi Bupati, serta laporan dari masyarakat yang merasa resah akibat dari menjamurnya tempat hiburan malam yang menyediakan jasa wanita penghibur.

“Berdasarkan aturan bahwa karaoke batas waktunya hanya sampai jam 12 malam, selebih itu tidak boleh,” katanya kepada para awak media.

Dia mengatakan, sembilan orang yang ditangkap karena mereka tidak memiliki kartu identitas atau tanda pengenal seperti KTP dan lainnya.

“Tapi dari sembilan itu dua orang dijemput keluarganya dan identitasnya pun ditunjukkan, dan tinggal tujuh orang ini sudah kita data dan kita minta untuk membuat identitas ke depan,” kata dia.

Saat razia di salah satu hotel, Petugas Satpol PP sempat cekcok dengan wanita pemandu karaoke, adu mulut tersebut dipicu karena petugas menyita handphone milik wanita pemandu tersebut, petugas beralasan agar razia tidak bocor ke tempat lain.

Satpol PP juga menyisir Hotel Abadi Sarolangun, namun razia sempat tertunda sekitar satu jam karena  mendapat  intervensi dari pemilik hotel yang beralasan razia akan mengganggu kenyamanan tamu. Sehingga Satpol PP tidak menemukan pasangan mesum di Hotel Abadi.

Sementara itu, Bupati Sarolangun H Cek Endra menyampaikan, agar kegiatan razia ini terus dilakukan dengan pengawasan berkala. Dengan harapan agar tidak ada maksiat di Karoke, hotel dan warung-warung yang ada di Kabupaten Sarolangun.(so31)