Dua Kades Aktif Ikut Nyaleg

‘’Itu persyaratan wajib menyampaikan surat penyataan mengundurkan diri sebagai Kades, soal kapan diberhentikan sebagai kades bukan ranah kita, yang jelas kita hanya menerima surat pernyataan pengunduran diri. Kalau tidak ada surat pernyataan pengunduran diri sebagai Kades bisa dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS),’’ katanya.

Saat ini kata Rupi Udin, pihak KPU menerima perbaikan berkas Bacaleg dari Parpol. Sesuai dengan jadwal yang ditetapkan perbaikan berkas hingga 31 Juli (kemarin, red).

‘’Pada hari terakhir ini ada sejumlah Parpol yang melakukan perbaikan berkas Bacalegnya, sebelum-sebelumnya juga sudah ada Parpol yang melakukan perbaikan berkas Bacaleg,’’ katanya.

Khusus hari terakhir masa perbaikan berkas, KPU memberikan pelayanan hingga pukul 24.00 WIB. Menurut Rupi Udin dalam masa perbaikan ini adalah perbaikan terhadap berkas-berkas yang pada saat pendaftaran kemarin belum dilengkapi, seperti potokopi ijazah, surat keterangan berbadan sehat dan lainnya.

‘’Jika memang kekurangan berkas ini tak dilengkapi, maka tidak bisa masuk dalam DCS (Daftar Caleg Sementara), artinya tidak bisa ikut Pileg,’’ tandasnya.

Lebih jauh dikatakan Rupi Udin, salah satu hal yang menjadi perhatian KPU adalan 30 persen keterwakilan perempuan.

‘’Keterwakilan perempuan 30 persen itu wajib tidak ada dispensasi, misalnya satu Dapil 3 orang Caleg semuanya laki-laki maka langsung kita TMS kan, artinya seluruh caleg di Dapil tersebut tidak bisa ikut Pileg,’’ ungkapnya.

Setelah masa perbaikan berkas KPU kata Rupi Udin selanjutnya melakukan verifikasi dari tanggal 1-12 Agustus.(so9)