Dua Hari, Tiga Bandar Sabu Disikat

AMANKAN: Kapolres didampingi Kasat Narkoba saat memberikan keterangan pers di Mapolres Sarolangun. Poto:wahid

SAROLANGUN – Polres Sarolangun melalui Satres Narkoba berhasil membekuk tiga orang bandar sabu, yang sudah menjadi incaran petugas. Ke tiga Bandar Sabu itu berhasil disikat aparat berkat adanya laporan dari masyarakat yang didapatkan oleh petugas.

Kapolres Sarolangun, AKBP Dadan Wira Laksana, SIK, MAP, didampingi Kasat Narkoba AKP Tongam Manalu, SH, beserta jajarannya, Senin (12/11) kemarin, mengatakan bahwa ketiga bandar tersebut yakni berinisial AD, ML dan MK. Ketiga pelaku ini ditangkap di dua lokasi yang berbeda, pada Sabtu (10/11) yang lalu, dua orang pelaku AD dan ML berhasil ditangkap di Kecamatan Sarolangun, dengan mengamankan barang bukti sabu-sabu seberat 3,2 gram.

Lalu, satu orang bandar sabu pada Minggu (11/11) juga berhasil ditangkap petugas berinisial MK, di Desa Pelawan Jaya, Kecamatan Pelawan, dengan barang bukti berupa sabu-sabu seberat 10,34 gram.

“Pertama kami amankan dua pelaku pada tanggal 10 November dan kedua kami lakukan penangkapan pada tanggal 11 November di Desa Pelawan Jaya pukul 11.00 wib, kepada satu pelaku inisial MK, dengan BB 10,34 gram shabu,” katanya.

Dikatakan Kapolres, untuk kedua kasus tersebut masing-masing tersangka telah melakukan penjualan sabu-sabu, di wilayah Kabupaten Sarolangun selama 1-2 bulan, dengan informasi yang didapatkan, maka kepolisian melaksanakan penyelidikan, hingga dilakukan penangkapan.

“Untuk BB selain sabu, kita juga amankan uang sebesar 1,5 juta, 1 sepeda motor, sejumlah handphone kami amankan, salah satu pelaku di LP tanggal 10 berinisal AD atau Wawan mantan pelaku tindak pidana narkotika,” katanya.

Selain itu, kata Kapolres, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, dua tersangka berinisial AD dan ML dikenakan pasal 112 ayat 1 junto 114 ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika, ancaman hukuman paling singkat lima tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara.

“Sementara tersangka MK dikenakan pasal 112 ayat 2 junto 114 ayat 4, ancaman paling singkat 6 tahun penjara, paling lama seumur hidup sampai dengan mati,” katanya.(so31)